Industri & Perdagangan

KPPU : Status Kartel Bawang Putih Naik Ke Penyelidikan

JAKARTA-Mafia bawang putih diduga mengatur peredaran dan distribusi komoditas bawang putih ini ke sejumlah pasar. Bahkan beberapa pelaku usaha terindikask menguasai pasar hingga sekitar 50%.

Investigator Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menunjukkan fakta-fakta adanya dugaan pengaturan distribusi bawang putih tersebut. “KPPU konsisten untuk bersama-sama dengan pemerintah mengawasi harga pangan,” kata Wakil Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), Kurnia Sya’ranie kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/5/2017)

Lebih jauh kata Kurnia, saat ini KPPU sudah memutuskan untuk meningkatkan status dugaan kartel bawang putih dari penelitian ke tahap Penyelidikan. “Pemerintah telah membentuk satgas pangan untuk menjaga agar harga-harga tidak melebihi harga yang telah di tetapkan,” tambahnya.

Peningkatan status itu, lanjut Kurnia, karena komoditas bawang putih sebagai bahan pangan penting yang banyak dicari oleh konsumen terutama pada hari-hari besar. “Walaupun bawang putih memang tidak di tetapkan harganya, namun bahan pangan ini sangat dicari oleh konsumen terutama pada hari-hari besar,” ungkapnya.

Situasi-situasi tersebut, kata Kurnia, yang dimanfaatkan kartel bawang putih untuk mendapatkan keuntungan sangat besar dengan cara sengaja menahan pasokan. Walaupun, lanjut Kurnia, apa yang di lakukan oleh Menteri Pertanian untuk mencabut izin para penimbun bawang putih tersebut sudah sangat tepat. “Apalagi sebentar lagi sudah masuk Bulan Ramadhan. Maka dari itu saat ini sudah di naikkan ke penyelidikan di sekretariat KPPU,” pungkasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top