Nasional

KPK Utang 55 Rekomendasi BPK

Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menindaklanjuti 55 rekomendasi dari 187 rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada lembaga antikorupsi itu. Ke 55 rekomendasi yang menjadi utang KPK itu terdiri dari 48 rekomendasi yang tindaklanjutnya belum sesuai dengan standar yang ditetapkan BPK, 5 rekomendasi belum ditindaklanjuti serta 2 rekomendasi lainnya tidak dapat ditindaklanjuti.

“Rekomendasi itu terkait pemeriksaan keuangan negara terhadap KPK selama 2006-2016 berupa 11 Pemeriksaan Keuangan, satu (1) Pemeriksaan Kinerja, dan satu (1) Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu (PTT),” ungkap Kepala Biro Humas dan Kerjasama Internasional BPK RI, Yudi Ramdan Budiman, usai mendampingi Ketua BPK, Moermahadi Soerja Djanegara, menerima kunjungan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK dari DPR RI di Gedung BPK, Selasa (4/7/2017).

Dia menjelaskan, sebagian besar rekomendasi BPK yang belum sesuai dan belum ditindaklanjuti oleh KPK itu berasal dari Pemeriksaan Keuanngan pada 2015 dan 2016. Dimana, katanya, BPK setiap semester melakukan pemantauan tindaklanjut yang dilaporkan dalam Ikhtisar Pemeriksaan Semester kepada Lembaga Perwakilan seperti DPR dan Pemerintah.

Diakuinya, BPK baru satu (1) kali melakukan pemeriksaan kinerja untuk periode 2009 sampai 2016. “Hasilnya, BPK mencatatkan 11 rekomendasi dimana sembilan (9) rekomendasi telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi dan satu (1) belum ditindaklanjuti serta satu (1) rekomendasi lainnya tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan yang sah,” ungkapnya.

Pada agenda rapat perdana pascalebaran, Senin (3/7/2017) Pansus Angket KPK membahas tata kelola anggaran KPK untuk mendalami laporan temuan hasil audit investigasi BPK terkait tujuh (7) pelanggaran pengelolaan anggaran lembaga antikorupsi pitu pada 2015.(har)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top