Nasional

Konflik OSO Vs KPU, Aparat Hukum Diyakini Mampu Menuntaskan

JAKARTA–Masyarakat meyakini Polda Metro Jaya segera menuntaskan laporan pihak Oesman Sapta Odang (OSO) terhadap pihak KPU terkait pencoretan nama OSO dari Daftar Caleg Tetap (DCT) DPD RI.  Alasannya ada kewajiban penyidik menyelesaikan suatu kasus dengan segera. “Nggak mungkin suatu persoalan diulur-ulur. Makanya kami yakin itu, karena ada kewajiban bagi penyidik untuk menyelesaikan proses hukum sesegera mungkin,” kata Pengacara Ketum Hanura Oesman Sapta Odang(OSO) Dodi Abdul Kadir sdi Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Hal tersebut disampaikan Dodi saat ditanya tentang kelanjutan pemeriksaan terhadap pihak KPU yang disebut Polisi bakal diagendakan seusai Pilpres 2019.  “Kalau dari pihak kami, kami yakin Polda akan lakukan sesuai ketentuan prinsip hukum bahwa pelaksanaan hukum harus cepat, sederhana dan segera,” ujarnya.

Dodi mengaku yakin polisi bakal bersikap transparan dan netral dengan memperhatikan seluruh kepentingan.b “Saya yakin Polda Metro Jaya tentunya akan melakukan proses hukum yang berkeadilan,” tuturnya.

Tentunya, kata Dodi lagi, dalam berkeadilan ini memperhatikan seluruh kepentingan, baik kepentingan KPU maupun juga kepentingan pelaksanaan Pemilu 2019. “Karena pelaksanaan Pemilu 2019 ini memerlukan suatu kepastian hukum, agar hasilnya benar-benar bisa menjamin adanya pemerintahan yang sah ke depan yang tidak ada potensi untuk dipermasalahkan,” tambahnya

Sebelumnya, pihak OSO melaporkan pihak KPU ke Polda Metro Jaya pada Rabu (16/1) dengan tanda bukti lapor bernomor TBL/334/1/2019/PMJ/Dit.Reskrimum. Pihak terlapor ialah Ketua KPU Arief Budiman beserta komisioner lainnya, yakni Hasyim Asy’ari, Ilham Saputra, dan Pramono Ubaid.

OSO melaporkan KPU dengan tuduhan tidak melaksanakan perintah UU/putusan PTUN dan Bawaslu dengan Pasal 421 KUHP juncto Pasal 216 ayat (1). Polisi pun telah memeriksa Arief Budiman dan Pramono Ubaid Thantowi pada 29 Januari 2019, namun belum ada kelanjutan pemeriksaan saksi lagi setelah itu.

Polisi kemudian menyatakan pemeriksaan pihak KPU diagendakan usai Pilpres 2019. “Setelah Pilpres selesai,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/2).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top