Perbankan

Komunitas Fintech Bentuk JFI Bantu UMKM

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Gara-gara wabah Covid019 yang meluas, maka Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) membuat kerjasama Joint Fintech Initiative untuk membantu UMKM dan masyarakat. Komunitas fintech ingin berkontribusi dan bersama-sama masyarakat turut bangkit dalam rangka mengatasi dampak negatif perekonomian dari COVID-19.

“Kami menyampaikan bahwa dalam rangka mengurangi dampak negatif itu maka kami meluncurkan dan mengoordinasikan yang namanya Joint Fintech Initiative,” kata Ketua Harian Aftech Mercy Simorangkir dalam seminar daring di Jakarta, Selasa, (28/4/2020).

Komunitas fintech secara keseluruhan, kata Mercy, terutama Aftech sadar dalam menghadapi masalah COVID-19 ini perlu saling bahu-membahu untuk memutus rantai dampak negatif pandemi terhadap perekonomian nasional.

“Melalui inisiatif tersebut berbagai penyelenggara fintech dari segala model usaha bersama-sama berupaya untuk membantu UMKM, masyarakat, individu yang membutuhkan, pemerintah serta lembaga keuangan lainnya untuk sama-sama bangkit,” tambahnya.

Terkait Joint Fintech Initiative, lanjut Mercy lagi, pihaknya tidak bicara mengenai bantuan ataupun donasi, yang disediakan adalah dukungan inisiatif dari program-program usaha mereka, misalnya menyediakan layanan konsultasi atau saran keuangan bagi mereka yang membutuhkan. “Ini salah satu bagian yang kita mau sampaikan dan kedepankan sebagai kontribusi industri kepada publik dalam menghadapi COVID-19 ini,” ujarnya.

Sebelumnya Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyatakan fintech lending dapat menjadi solusi yang bisa membantu roda perekonomian Indonesia di tengah merebaknya wabah virus corona (COVID-19).

Ketua Harian AFPI Kuseryansyah meyakini fintech lending memiliki sistem yang dibutuhkan masyarakat saat ini yakni proses yang seluruhnya secara digital, dapat memproses pinjaman dengan cepat tanpa bertele-tele, dan yang terpenting adalah transparansi.

Dia menjelaskan industri harus tetap optimistis di tengah kondisi pembatasan sosial karena wabah virus corona saat ini. Sebagai layanan keuangan yang terbilang baru di Indonesia, industri pinjaman uang berbasis teknologi atau fintech lending tetap optimistis menghadapi situasi merebaknya pandemi COVID-19.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top