Nasional

Kompetisi Pilgub Jatim, Gus Ipul Diakui Piawai Pilih Wakil

JAKARTA-Pilgub Jawa Timur diprediksi makin seru dan sangat ketat. Apalagi kecanggihan Saifullah Yusuf memilih cawagub Abdullah Azwar Anas cukup membuat repot kubu Khofifah. Karena itu, Khofifah disarankan jangan salah mengambil wakil. “Saya pikir Gus Ipul termasuk piawai dan cukup mahir menggandeng wakilnya.,” kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Reseach and Consulting Pangi Syarwi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Oleh sebab itu, kata Dosen FISIP UIN Syarif Hidayatullah, Khofifah sebaiknya mengambil calon wakil gubernur yang jelas punya basis grasroot. “Bisa nasionalis bisa juga dari nahdliyin,” tegasnya.

Namun begitu, Pangi menyarankan agar Khofifah jangan mengambil basis ceruk segmen yang sama dengan basis pemilihnya. Itu artinya mengambil ceruk potensial bukan dari NU. “Pasalnya cawagub bisa menyumbangkan insentif elektoral dalam rangka mendongkrak elektibilitas Khofifah,” paparnya lagi.

Wakil yang diambil sebagai pendamping harus punya tiga modal. Pertama modal racikan elektibilitas, aksebtabilitas dan popularitas. Kedua, modal finansial atau amunisi politik sebab pilgub biayanya high cost. Ketiga, punya partai sehingga membantu menyiapkan perahu. “Kalau Khofifah kurang pas mengambil calon wakil gubernur maka bisa blunder dan bunuh diri politik bagi Khofifah,” ungkap Pangi.

Namun begitu, lanjutnya, Khofifah masih punya kans untuk mengalahkan, menyalip dan menenggelamkan elektibilitas Gus Ipul. Sepanjang bisa mengandeng wakil yang potensial dan menjual. Apalagi Pilkada sebelumnya, Khofifah hanya kalah tipis dari Soekarwo-Gus Ipul,” pungkasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top