Nasional

Komite II DPD RI Tinjau Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda

JAKARTA – Aji Mirza Wakil Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bersama anggota DPD lainnya meninjau progres pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda. Tol sepanjang 99.02 km yang menghubungkan kedua kota tersebut diperkirakan memakan biaya 6 Triliun rupiah dengan skema pembiayaan APBN, APBD dan Investor.

Aji Mirza dan senator lainnya menanyakan sejumlah pertanyaan mulai persoalan pembebasan lahan, skema pembiayaan dan progres pembangunan tol tersebut. “Satu-satunya jalan tol yang dibiayai oleh APBD belum ada daerah lain membangun tol dengan pola pembiayaan seperti ini,” tegar senator dari Kaltim tersebut.

Tol Balikpapan-Samarinda dibangun dalam 5 Seksi, Seksi I sepanjang 22,03 kilometer dari Balikpapan Km 13-Samboja, Seksi II 30,98 kilometer dari Samboja-Muara Jawa, dan Seksi III 17,3 kilometer dari Muara Jawa-Plaran.

Demikian keterangan yang disampaikan DPD RI pada wartawan di Jakarta, Minggu (12/2/2017).

Kemudian Seksi IV sepanjang 17,95 kilometer dari Palaran-Samarinda dan terakhir Seksi V sepanjang 11,09 kilometer. Proses konstruksi jalan tol ini dilakukan oleh tiga pihak yakni Seksi I dan Seksi V dibiayai oleh Pemerintah Pusat dan Daerah, sementara Seksi II, III dan IV dikerjakan oleh investor PT Jasamarga Balikpapan Samarinda.

Dana

Selain itu DPD RI akan dorong pemerintah melalui APBN 2017 gelontorkan dana selesaikan pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB). Minggu(12/2).

Sebagai ibukota provinsi sudah seharusnya Samarinda mempunyai Bandara Udara. Hal itu diungkapkan Aji M Mirza dalam rangkaian kunjungan kerja bersama para anggota Komite II DPD RI ke Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan, yaitu meninjau pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda, Bandara Samarinda Baru, pertemuan dengan Gubernur dan SKPD Kaltim, dan meninjau Tambang Singlurus bukit Bengkirai Samarinda 12-14 Februari 2017.

“Bandara Samarinda Baru masih dikebut, akses jalan masuk dan apron bandara juga belum rampung, masih perlu 475 M lagi untuk menyelesaikan, selama ini masih murni menggunakan APBD Kaltim,” tegas Aji M. Mirza Wakil Ketua Komite II DPD RI.

Salman Lomoindong Kepala Dinas perhubungan Provinsi Kaltim menyatakan bahwa butuh dana dari pemerintah pusat melalui APBN sekitar 475 Milyar lagi untuk menyelesaikan pembangunan bandara tersebut.

“Butuh dana sekitar 475 M untuk menyelsaikan bandara ini meliputi apron, pagar pelindung sepanjang 12Km dan akses jalan,” jelas Salman.

Anggota DPD yang turut meninjau progres Bandara Samarinda ini diantaranya Aji M. Mirza Wardana Wakil Ketua Komite II, Anna Latuconsina Wakil Ketua Komite II, Tellie Gozelie, Djasarmen Purba, Dailami Firdaus, Afnan Hadikusumo, Ahmad Nawardi, Abdul Aziz Qahar Mudzakkar, Lalu Suhaimi Ismy, Rubaeti Erlita, Permana Sari, Habib Abdurrahman Bahasyim, Mamberob Y Rumakiek, Marthen, Matheus Stevi Pasemanjeku, Habib Ali Alwi, A. Syaifulloh Malonda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top