Industri & Perdagangan

Kodipest Kembangkan Ekosistem Pesantren

Kodipest Kembangkan Ekosistem Pesantren
Tokoh Muda NU, KH. Maman Imanulhaq mempresentasikan program KodiPest (Konten Digital Pesantren) dalam acara Indo-China Digital Information Exchange Conference/Foto: Anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM  – Tokoh Muda NU, KH. Maman Imanulhaq mempresentasikan program KodiPest (Konten Digital Pesantren) dalam acara Indo-China Digital Information Exchange Conference.

Program ini bekerja sama dengan PT. CAIH Infotech Indonesia, yang dicetuskan sebagai langkah konkret dalam mendukung perkembangan talenta digital Indonesia, di Hotel Doubletree by Hilton Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Anggota Komisi Agama DPR RI ini menegaskan KodiPest mengembangkan ekosistem pesantren yang berakar kuat pada nilai tradisi keislaman yang berjalan seiring perkembangan iptek global.

Kiai Maman menambahkan, Kodipest mendukung pesantren-pesantren untuk meningkatkan kualitas
sumber daya manusia (SDM) dan memberikan penguatan edukasi literasi teknologi, agar para santri terlibat aktif di era Society 5.0.

” Transformasi digital di semua bidang adalah sebuah keniscayaan di mana pesantren harus terlibat aktif memfasilitasi perkembangan potensi dan kekuatan ekonomi pesantren seperti UMKM, start up, halal centre, digital farming dan seterusnya agar bisa berkolaborasi dengan kekuatan ekonomi lain, baik di tingkat lokal, nasional dan global,” kata tokoh pluralisme yang dikenal dekat dengan Presiden RI ke 4, KH. Abdurrahman Wahid, atau Gus Dur ini di Jakarta, pada Kamis, (16/12/2021).

Pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan itu menjelaskan, KodiPest adalah program yang mencakup pembuatan ekosistem konten digital di pesantren, mulai dari pembinaan dan pelatihan produksi konten positif-berkualitas bagi para santri, inkubasi talenta, serta kurasi konten. Sehingga, lanjut ia, hasil akhir dari konten-konten tersebut bisa didistribusikan melalui media Platform OTT layaknya Netflix namun khusus untuk lingkungan pesantren.

“KodiPest  memfasilitasi dakwah kekinian dengan media digital tanpa mengesampingkan prinsip pesantren sebagai pembentukan moral bangsa dan mencetak pemuda berkarakter dari segi agama maupun ilmu pengetahuan secara berkelanjutan,” tutur Kiai Maman.

Menurut Politisi PKB ini, melalui KodiPest, santri dapat berkontribusi dalam menanamkan budaya pesantren yang humanis, damai, dan toleransi. Terlebih, digitalisasi juga akan mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia.

“Program KodiPest merupakan wujud nyata dari tujuan Digital Conference guna memperkuat lingkup kerjasama Indonesia-China dalam menjalankan tugas prioritas transformasi digital dari G20,” ungkap Kiai Maman yang bersama Lorreta Thamrin menjadi Founder Kodipest.

Untuk diketahui, acara Indo-China Digital Information Exchange Conference dihadiri nama-nama beken, diantaranya yakni Wakil Ketua DPD RI, senator termuda Sultan Baktiar Najamudin, Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun, Dirjen Big Data Development Bureau of Guangxi Zhuang Autonomous Region China, dan CEO dari China-ASEAN Information Harbor Co. Ltd.

Dalam kesempatan itu, KodiPest memperoleh dukungan dari sejumlah sponsor seperti Xiaomi Indonesia, Whale Cloud, Ide Indonesia Entrepreneurs, dan lain-lain. ***

Penulis. : Arpaso

Editor    : Kamsari

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top