Nasional

KH Ma’ruf Amin Hadiri Rakernas MUI ke-IV di Raja Ampat

RAJA AMPAT-Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin tiba di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat untuk melakukan berbagai kegiatan di Tanah Papua, salah satunya menghadiri dan membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berlangsung pada 22-24 November 2018.

Disela-sela agenda tersebut, KH Ma’ruf menyempatkan diri melihat langsung pesona keindahan wisata Raja Ampat yang sudah mendunia, tepatnya di pantai Waiwo, yang berlokasi di Pulau Waigeo, yang merupakan salah satu dari empat pulau terbesar di Raja Ampat.

KH Ma’ruf Amin ditemani isterinya Wury Estu Handayani sempat berjalan-jalan menikmati pesona pasir putih Waiwo, dengan pinggiran pantai berjejer pohon lebat nan rimbun.

“Alhamdulillah, saya bisa sampai di Waiwo, Raja Ampat. Sebelum menghadiri Rakernas MUI, saya berkesempatan berkeliling menikmati keindahan alam Raja Ampat,” kata Kiai Maruf.

“Tepat memang Papua disebut penyanyi Franky Sahilatua surga kecil yang jatuh ke bumi. Saya tadi berjalan dan menatap pemandangan sekeliling. Subhanallah. Indah dan mempesona. Selama perjalanan menuju Waiwo pun tak membosankan,” tambah Kiai Ma’ruf.

Ditambahkannya Raja Ampat kini menjadi salah satu destinasi utama para pengunjung nasional dan mancanegara.

“Meskipun Raja Ampat kini makin menjadi tujuan utama para traveller namun saya menitip pesan kepada semua pihak agar keindahan alam Raja Ampat tetap menjadi perhatian utama,” imbau Kiai Maruf.

Kiai Ma’ruf menambahkan memang ada tantangan menjaga keasrian Raja Ampat dan sekitarnya. Termasuk agar memberi efek ekonomi positif, menambah pendapatan, warga sekitar.

“Kita dukung Pemprov Papua Barat, Pemkab Raja Ampat dan Pemerintah Pusat melalukan berbagai terobosan untuk mengembangkan potensi wisata Raja Ampat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, terdapat enam agenda Rakernas IV MUI yaitu pertama, peresmian monumen kedatangan Islam ke Raja Ampat. Monumen ini berlokasi di sekitaran Masjid Agung Waisai Raja Ampat, Papua Barat dan akan menjadi ikon wisata, simbol masuknya Islam di Raja Ampat.

Agenda kedua, Pentas Seni Budaya Islam yang akan menampilkan tarian khas Papua dan dikolaborasikan dengan lantunan shalawat.

Agenda ketiga yakni Talkshow dan Peluncuran Buku Moderasi Islam Berbasis Kearifan Lokal di Papua Barat. Buku tersebut merupakan hasil kajian dari tim pengkajian dan penelitian MUI selama beberapa waktu di Papua dan Papua Barat.

Agenda keempat, Program Indonesia Berkhidmat, yaitu pengiriman sejumlah ustaz atau guru ke beberapa daerah di Raja Ampat. Sementara dua agenda spesial terakhir yaitu Tabligh Akbar, dan Khutbah Jumat.(har)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top