Nasional

Ketua MPR: Para Napi yang Bebas Harus Tetap dalam Pengawasan Aparat

JAKARTA,SUARAINVESTOR.COM –  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo ( Bamsoet) mendesak aparat Kepolisian memetakan jaringan kelompok kejahatan, seperti pencurian dengan kekerasan serta pencurian dengan pemberatan di setiap wilayah. Khususnya di daerah yang menerapkan kebijakan PSBB dengan melakukan patroli secara rutin untuk mencegah dan meminimalisir tindak kejahatan.

Hal itu disampaikan Bamsoet, Senin (20/4/2020) terkait dengan maraknya aksi kejahatan akibat kondisi lingkungan yang sepi karena adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehingga sangat meresahkan masyarakat.

Karena itu lanjut Bamsoet, aparat harus terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penyelidikan kriminalitas serta melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku kejahatan. “Pada prinsipnya para napi itu harus tetap dalam pengawaaan aparat,” katanya.

Selain itu, Bamsoet minta
masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif membantu kepolisian dengan melaporkan jika ada kejahatan ke setiap layanan pengaduan masyarakat serta tetap disiplin berada di rumah. “Semua harus kompak mematuhi kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Covid-19,” ujarnya.

Apalagi sebanyak 38.822 narapidana dan anak (data 20 April 2020 pukul 07.00 WIB), 36.641 orang sudah dibebaskan melalui program asimilasi dan 2.181 melalui program hak integrasi, baik berupa pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, maupun cuti menjelang bebas, semuanya harus tetap dalam pengawasan aparat penegak hukum.

“Para napi itu harus tetap berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham dan Balai Pemasyarakatan, karena program pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak di lapas, rutan, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak/LPKA di seluruh Indonesia akan terus berlangsung hingga pandemi COVID-19 berakhir.

Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri/Kepmen Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top