Perbankan

Kerjasama Jamkrindo – Bank Kalsel Senilai Rp 627 M

JAKARTA-Untuk mendongkrak kinerja kredit di kalangan entrepreuner, Perum Jamkrindo menggaet PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan (Kalsel). Realisasi volume penjaminan kredit Perum Jamkrindo untuk Bank Kalsel selama kurun waktu Januari-November 2016 tercatat sebesar Rp 495 miliar dari total rencana realisasi sebesar Rp 627 miliar.

Perjanjian Kerjasama (PKS) pokok kredit Wira Usaha Perum Jamkrindo dengan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalsel pun disepakati. Acara penandatanganan dilaksanakan di kantor Cabang BPD Kalsel di Jakarta, pada Jumat (23/12/2016), ditandatangani oleh Direktur Bisnis Penjaminan Perusahaan Umum (Perum) Jaminan kredit Indonesia Bhakti Prasetyo dan Direktur Utama Bank Kalsel H. Irfan dan juga dihadiri Direktur Bisnis Bank Kalsel H. Supian Noor.

Direktur Bisnis Penjaminan Perusahaan Umum (Perum) Jaminan kredit Indonesia Bhakti Prasetyo berharap kerjasama ini manfaat bisa langsung dirasakan masyarakat dan korporasi untuk memanfaatkan produk-produk kredit/pembiayaan yang dimiliki kedua perusahaan.
“Tujuan lain kerja sama ini juga adalah untuk meningkatkan sinergi kedua lembaga keuangan, serta untuk mendukung kelancaran kegiatan bisnis kedua perusahaan,” kata Bakti.

Bakti mengatakan bahwa kemitraan yang dijalin dengan Bank Kalsel terbilang strategis yang bertujuan lebih meningkatkan kinerja masing-masing pihak.
“Kerjasama ini sangat strategis dan bertujuan lebih meningkatkan kinerja masing-masing pemangku kepentingan, baik peningkatan realisasi kredit/pembiayaan oleh Bank Kalsel maupun peningkatkan volume penjaminan oleh Perum Jamkrindo,” ujarnya.

Untuk pemberian penjaminan Kredit Wira Usaha atau yang disebut kredit produktif di Bank Kalsel yang bisa didapatkan oleh nasabah mencapai Rp 250 juta atau lebih yang di khususkan untuk kepada pegawai yang mempunyai penghasilan tetap per bulan dengan mekanisme angsuran kredit berasal dari pemotongan gaji bulanan.

Total realisasi jumlah volume kredit eksisting Perum Jamkrindo hingga November 2016 tercatat sebesar Rp 112,85 triliun terdiri dari Jumlah Kredit Penjaminan Non KUR sebesar Rp 69,76 triliun dan Kredit Penjaminan KUR sebesar Rp 43,09 triliun.

Jumlah kredit gabungan Non KUR dan KUR yang dijamin sampai dengan akhir tahun 2016 diproyeksikan mencapai Rp 124,07 triliun atau 101,28% dari anggaran 2016 dan perolehan imbal jasa penjaminan sampai dengan akhir tahun 2016 diproyeksikan mencapai Rp 1,83 triliun atau 88,20% dari anggaran tahun 2016.

Pada tahun 2017 Perum Jamkrindo menaikan target volume penjaminan dari target 2016 Rp 115 triliun menjadi Rp 145 triliun. Porsi kredit di luar kredit usaha rakyat (KUR) masih akan menjadi kontributor utama terhadap penjaminan kredit tahun depan yakni untuk penjaminan kredit Non KUR masing-masing sebesar Rp 96 triliun dan penjaminan Kredit KUR sebesar Rp 50 triliun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top