Nasional

Kemendikbud RI: Pengembangan Pariwisata Jadi Prioritas

JAKARTA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI dalam upaya penguatan vokasi menjalin koordinasi dengan kementerian terkait, khususnya dengan tiga sektor strategis yaitu kementerian bidang pariwisata, pertanian dan kemaritiman.

“Kami memberikan prioritas pada program keahlian SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) yang dipandang strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. SMK bidang pariwisata adalah sektor strategis dalam mendukung industri, selain bidang pertanian dan kemaritiman,” kata Mustaghfirin Amin, Direktur Pengembangan SMK, pada wartawan di Jakarta, kemarin.

Mengapa bidang pariwisata dijadikan prioritas? Menurut Mustaghfirin, Indonesia ini kaya akan destinasi parwisatanya, karenanya industri pariwisata kita memberikan kontribusi pada PDB nasional secara signifikan. Selain itu, bidang pariwisata juga telah menciptakan lapangan kerja yang terus meningkat setiap tahunnya.

“Sektor pariwisata memiliki kebutuhan tenaga kerja yang terus meningkat, penyerapan tenaga kerja bidang pariwisata mencapai 85 persen, bukan saja di dalam negeri, tapi di mancanegara,” kata Mustaghfirin lagi.

Pada Rapat Koordinasi Nasional SMK Bidang Pariwisata, Mustaghfirin hadir menjadi pembicara mewakili Kemendikbud RI itu, mengatakan peningkatan kualitas lulusan SMK terus ditingkatkan antara lain dengan melakukan sertifikasi terhadap kompetensi lulusan SMK, agar lulusan SMK dapat menempati level menengah dalam berbagai sektor industri.

“Kami berharap dengan sertifikasi terhadap kompetensi lulusan SMK, tidak ada lagi alasan SMK tidak siap bersaing dalam dunia kerja, bahkan sertifikasi SDM bidang pariwisata sudah menggunakan standar global mengacu pada standar regional – yang disebut ASEAN MRA (Mutual Recognition Arrangement) atau kompetensi selevel ASEAN,“ ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Ahman Sya mengatakan, dalam upaya meningkatkan kualitas pariwisata, sertifikasi kompetensi SDM terus digenjot untuk kemajuan pariwisata dan percepatan industri pariwisata Indonesia. ”Pada tahun 2017, Sertifikasi Kompetensi SDM Kepariwisataan kami targetkan mencapai 65.000 orang,” pungkas Ahman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top