Headline

Kelas III BPJS Kesehatan Disubsidi Rp3,1 Triliun

Kartu BPJS Kesehatan/Kompas.tv

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Pemerintah menaikan lagi iuran BPJS Kesehatan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 tahun 2020. Namun kenaikkan tersebut dengan kompensasi pemberian subsidi terhadap Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas III dan peserta Bukan Pekerja (BP) sebesar Rp16.500 dan Rp7.000 untuk 2020 ini dan 2021.

Dengan demikian, pada tahun ini peserta PBPU kelas tiga tidak mengalami kenaikan dan tetap membayar iuran sebesar Rp25.500, sementara tahun depan naik menjadi Rp 35.000. “Pemerintah telah commit dana yang masuk di anggaran sebesar Rp3,1 triliun, ini untuk bantu golongan kelas III,” kata Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani di Jakarta, Kamis (14/5/2020).

Dengan besaran subsidi tersebut, maka pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,1 triliun. “Jadi sisa gap antara Rp42.000 dan Rp 25.500 untuk PBPU dan BP ditanggung pemerintah mencapai Rp 16.500,” ungkapnya.

Namun demikian, pihaknya tidak memberi rincian yang jelas anggaran subsidi yang bakal digelontorkan pemerintah untuk menalangi iuran BPJS Kesehatan. Pasalnya, tak hanya pemerintah pusat saja yang melaukan subsidi iuran peserta kelas III, namun juga pemerintah pusat. Lebih lanjut, ia menjelaskan, dalam Perpres 64 ini untuk peserta mandiri kelas I dan II juga mengalami penurunan iuran dibandingkan Perpres 75 yang ditolak oleh Mahkamah Agung.

Perpres 75/2019 besaran iuran kelas I Rp 160.000, kelas II Rp 110.000, dan kelas III Rp42.000. “Untuk kelas II dan I malah di Perpres baru (64) diturunkan masing-masing Rp 10.000 dibandingkan perpres lama (75),” jelasnya.

Seperti diketahui, besaran iuran BPJS Kesehatan berdasarkan Perpres Nomor 64 2020, untuk iuran peserta mandiri Kelas I naik menjadi Rp 150.000 dari saat ini Rp 80.000. Kemudian, iuran peserta mandiri Kelas II meningkat menjadi Rp 100.000 dari saat ini sebesar Rp 51.000 sementara untuk iuran peserta mandiri Kelas III juga naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000.

Namun, pemerintah memberi subsidi Rp 16.500 sehingga yang dibayarkan tetap Rp 25.500. Kendati demikian, pada 2021 mendatang subsidi yang dibayarkan pemerintah berkurang menjadi Rp 7000, sehingga yang harus dibayarkan peserta adalah Rp 35.000. ***

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top