Nasional

Ke DPR, Putu Supadma: AHY Minta Legislator Demokrat Maksimalkan Tupoksi

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM– Untuk pertama kalinya sejak terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambangi Fraksi Partai Demokrat (FPD) di MPR/DPR RI di ruang fraksi FPD, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Anggota MPR/DPR RI dari FPD, Putu Supadma Rudana mengungkapkan pertemuan bersifat tertutup. Namun inti pertemuan tersebut, AHY menginginkan Anggota FPD yang berjumlah 54 orang di MPR dan DPR dapat menjalankan instruksi partai.

“Dalam posisi sebagai mitra pemerintah di parlemen, kita memiliki ruang memberikan pengawasan. Nah fungsi kontrol itulah yang
diwajibkan oleh beliau dimaksimalkan,” ucap Putu Supadma.

Artinya, imbuh Wakil Sekjen DPP Partai Demnokrat tersebut jika ada kebijakan pemerintah yang dinilai baik maka harus diapresiasi, tetapi sebaliknya jika ada
kebijakan pemerintah yang kurang memberikan kontribusi maksimal kepada kesejahteraan rakyat, tentu harus dikritisi.

“Posisi Partai Demokrat ke depan sangat jelas bahwa kita ingin agar pemerintahan ini berjalan dengan baik agar kesejahtaraan mesyarakat terjaga dengan baik dan ingin agar pemerintah mampu menjaga dan menangkal pandemi Covid 19 ini. Karena itu perlu kerja bersama, bukan sendiri-sendiri,” ungkap Putu Supadma.

Oleh karena itulah, untuk memberi garis tegas kepada anggota FPD di parlemen, maka AHY hadir untuk mengingatkan kembali bahwa sikap fraksi harus jelas. “Jika ada hal-hal positif yang dilakukan poemerintah kita apresiasi, dan jika memang kurang tepat atau tidak tepat kita kritisi. Itulah tugas kita di parlemen, untuk mengawal pemerintah dalam fungsinya menjalakn fungsi pengawasan, anggaran dan legislasi,” terangnya.

Mengenai situasi dan kondisi perekonomian yang dinilai sejumlah pihak sudah terjadi resesi, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Bali ini mengakui fraksinya menganggap aspek kesehatan sebagai hal yang sangat penting, namun fraksinya juga memahami ada aspek sosial dan ekonomi yang juga perlu diperhatikan.

Oleh karena itu, di era new normal atau tatanan kehidupan baru ini, AHY menekankan agar penerapan protokol kesehatan secara maksimal tetap dikedepankan.

“Itu memang menjadi tantangan berat
bagi pemerintah yang harus maksimal
menangulanginya. Aspek ekonomi juga penting, tapi ekonomi jika turun ke bawah bisa kita arahkan untuk naik lagi. Keseimbangan inilah yang harus diatur,” ungkapnya.

Sejauh ini, Putu Supadma menjelaskan seluruh elemen partai baik pengurus partai di DPP, DPD, DPC, juga kader yang duduk di pemerintahan dan di parlemen,
terus berjuang dan berkontribusi maksimal.

“Instruksi ketua umum telah dilaksanakan
yaitu pertama lawan terus untuk menanggulangi virus corona. Kedua
instruksi ketua umum agar berbagi dan
peduli dengans sesama. Untuk ini, kita telah membagikan APD, sembako dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Dari laporan yang ia terima seluruh kader Demokrat di daerah, Putu Supadma mengungakapkan hingga Kamis pagi (6/8/2020), kontribusi seluruh kader partai di Indonesia totalnya apabila dikonversi dalam nilai nominalnya hampir mencapai Rp 250 miliar.

“Itu kontribusi Partai Demokrat. Tapi
jangan dilihat angkanya. Mungkin ada
pihak yang lebih banyak tetapi kami sudah
berusaha secara proaktif, secara
sinergis berkontribusi memberikan
sumbangsih secara tulus kepada
masyarakat. Kami bekerja nyata untuk memberi solusi kepada masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, partainya berharap pemerintah lebih serius dalam menanggulangi Covid-19. karena Covid belum berakhir dengan diterapkannya new normal tetapi perlu sistem yang lebih komprehensif untuk penangulangannya,” kata Supadma.

Sebelum Indonesia mendapatkan vaksinnya,
maka harus bisa menangkal dan menaggulanbgi penyebarannya. “Jangan sampai ada klaster baru. Oleh karena itu penerapan new normal jangan sampai menjadi klaster baru. Penerapannya harus secara ketat dan maksimal untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tegasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top