Nasional

Kasus PLTU Riau-1, Bupati Temanggung Diperiksa KPK

JAKARTA, Bupati Temanggung, Jawa Tengah yang juga suami dari mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Golkar, Eni Maulani Saragih, Muhammad Al Khadziq, akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai saksi Dirut PLN, Sofyan Basir pada Kamis (2/5/2019).

Hal itu terkait kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau 1 di Provinsi Riau. Khadziq menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir.

Namun, seusai diperiksa sejak pukul 10.00 WIB, Khadziq sedikit bicara terkait materi pemeriksaannya. “Ya pemeriksaannya itu sama dengan BAP-BAP (Berita Acara Pemeriksaan) yang lama. Jadi, karena ada tersangka baru (Sofyan Basir), kami diperiksa, di-BAP lagi. Ya intinya sama dengan keterangan yang lalu,” ujarnya.

Khadiq enggan menanggapi lebih jauh pertanyaan lain yang diajukan wartawan soal materi pemeriksaan tadi. “Oke, makasih, makasih ya semua,” katanya singkat.

Khadziq hanya mengaku siap jika memang dipanggil lagi oleh KPK. “Insya Allah, mudah-mudahan, makasih ya,” tutur Khadiq.

Penetapan tersangka Sofyan merupakan hasil pengembangan kasus dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau 1 di Provinsi Riau.

Dalam kasus ini KPK sudah menjerat istri Khadziq, Eni Maulani Saragih; mantan Sekjen Golkar Idrus Marham; dan Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Pada pengembangan sebelumnya, KPK juga sudah menjerat pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal, Samin Tan. Sofyan diduga bersama-sama membantu Eni dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Kotjo untuk kepentingan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1. Sofyan disangka melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 hurut b atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 ayat (2) KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sebelumnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Temanggung, periode 2018- 2023. Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja komplek Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (24/9).

“Pak Hadiq dan Pak Bowo sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati  harus   bersinergi, kompak , bersatu padu seiring sejalan  dalam membangun Kabupaten Temanggung  supaya  masyarakatnya bertambah sejahtera  hidupnya  baik  lahir maupun batin,” kata Ganjar.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top