Nasional

Kampanye Terbuka, PKPI Optimis Lolos ke Senayan

JAKARTA, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menggelar kampanye terbuka di Lapangan Alap-Alap, Jombangm Ciputat, Tangerang Selatan, pada Sabtu (6/4/2019). Kampanye dihadiri ribuan warga, simpatisan, kader dan para caleg DPR, DPRD Provinsi Banten, dan DPRD  Kota Tangerang Selatan.

Hadir Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, Sekjen Verry Surya Hendrawan, Ketua Bawaslu Tangsel Muhammad Acep dan  dijaga aparat kepolisian Tangsel. Kampanye dimeriahkan oleh Repvlik band, dan Familys Group.

Masyarakat pun sangat antusias mengikuti kampanye sampai turun hujan. Dimana sepanjang lapangan Alap Alap Jombang tersebut dipenuhi dengan bendera dan spanduk PKPI Coblos No.20, dan Capres-Cawapres No.01 Jokowi – Ma’ruf Amin.

Diaz mpmenegaskan jika PKPI 100 persen siap menghadapi pemilu 17 April 2019. “Kita yakin dengan kader PKPi yang solid dan militan, PKPI akan mampu menembus parliamentary threshold (PT) 4% dan mengirimkan kadernya ke Senayan,” katanya yang disambut sorak-sorai masyarakat.

“Kita ingin budaya tanggap bencana dibangun hingga menyatu dengan masyarakat. Jangan sampai bencana seperti tsunami, banjir, gempa bumi dan lainnya menelan korban besar. Karena itu PKPI akan menguatkan mitigasi bencana alam,” kata Remy Sylvia, caleg DPR RI PKPI dengan nomor urut 1 untuk daerah pemilihan (Dapil) Banten III.

“PKPI juga ingin masyarakat Indonesia lebih tanggap membantu saudara-saudara tertimpa bencana. Jangan sampai mereka yang menderita harus menunggu berhari-hari untuk mendapatkan bantuan. Dan PKPI akan hadir di tengah bencana kurang dari 24 jam setelah kejadian. Kesigapan seperti ini tidak boleh hanya ada di PKPI,” tambah Fajar Handoko, caleg DPRD dari PKPI nomor urut 1 untuk Provinsi Banten dapil Kota Tangerang Selatan.

Selain itu, PKPI juga menjanjikan perbaikan perlindungan untuk perempuan. “Kami berkomitmen mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual. Cukup sudah perempuan menjadi korban kekerasan seksual. Sehingga semua harus bangun, bersatu, dan bersama melindungi anak-cucu dan keluarga,”  jelas Lia Marliana Anggrahini, caleg DPR RI PKPI nomor urut 2 dari Dapil Banten I.

Seperti diketahui pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual itu masih tertahan, karena ditolak oleh beberapa fraksi DPR RI. Sekaligus dijadikan isu-isu untuk kepentingan partainya di pemilu 2019 ini. Padahal, tak ada legalisasi LGBT, pernikahan sejenis dan sebagainya, namun oleh mereka dijadikan hoaks dalam kampanye pemilu 2019 ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top