Nasional

Jamkrindo Berikan Penjaminan Nasabah PNM Mekaar

JAKARTA, Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) telah menjalin kerjasama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk program Penjaminan Pembiayaan Mikro Mekaar.

Ditemui saat pertemuan dengan nasabah PMN Mekaar di Jakarta, Dirut Perum Jamkrindo Diding S Anwar mengatakan bahwa kerjasama dengan PNM sudah dilakukan sejak bulan Februari yang lalu.

“Hal ini sebagai upaya mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat khususnya usaha mikro kecil menengah
dan koperasi (UMKMK),”katanya.

Diding menyampaikan realisasi penjaminan Perum Jamkrindo untuk kredit Mekaar dengan total volume penjaminan per 28 Desember mencapai Rp 692,9 Milyar dengan jumlah debitur yang dijaminkan sebanyak 346,222 orang.

“Pendapatan perusahaan dari imbal Jasa Penjaminan kredit ini sebesar Rp 11,6 Milyar. Dengan jumlah klaim sebanyak 296 debitur dengan total sebesar Rp 248.850.750. Dengan rasio klaim sebesar 2,15%,” katanya.

Mekaar merupakan program Membina Keluarga Sejahtera, di mana Jamkrindo menjamin pembiayaan kredit mikro yang disalurkan PNM. Kredit ini diberikan untuk pengusaha mikro kecil, khususnya ibu rumah tangga yang memiliki usaha.

Kumpulan ibu-ibu rumah tangga membentuk kelompok yang saling mendukung.Skema dari kredit mikro ini, terjamin yakni ibu-ibu yang tergabung dalam system tanggung renteng diketuai oleh seorang kordinator dijaminkan oleh Perum Jamkrindo kemudian disalurkan melalui penyalur pembiayaan Mekaar

Persentase penjaminan Mekaar sebesar 75 persen dari realisasi pembiayaan dengan pengajuan Penjaminan secara Penjaminan Otomatis Bersyarat (Conditional Automatic Cover/CAC) dengan jangka waktu penjaminan sama dengan jangka waktu pembiayaan (dalam minggu).

Rata-rata plafond pembiayaan sebesar Rp 2 juta untuk per individu dalam satu kelompok Rp 1,7 juta ssmpai dengan Rp 5 juta dengan jangka waktu pembiayaan dari 25 minggu sampai dengan 15 bulan. Kredit ini Tidak dipersyaratkan agunan karena menggunakan sistem tanggung renteng dengan analisa kredit dilihat dari kemampuan membayar”,”ujarnya.

Untuk kinerja perusahaan per November 2016, perusahaan mencatatkan laba perusahaan sebelum pajak sebesar Rp 808,1 miliar. Dengan jumlah pendapatan penjaminan sebesar Rp 1,38 triliun dan beban klaim perusahaan sebesar Rp 782,6 miliar. ***

Sementara itu Menteri BUMN Rini Soemarno yang hadir dalam pertemuan tersebut bersama beberapa pimpinan BUMN seperti Bank BNI, BRI, Jiwasraya, dan lain-lain disambut dengan hangat oleh ribuan nasabah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia itu. “Semua mendukung PNM?” katanya mempertanyakan. Para nasabah menjawab,”Ya..!” Semua nasabah lanjut Rini harus mendukung PNM dan BUMN agar usahanya terus maju dan rakyat sejahtera serta mampu membeli rumah tinggal.

Selain itu Rini baik sebagai menteri dan mewakili semua pimpinan PNM – BUMN memberikan berbagai hadiah seperti sepeda motor, sepeda mini, uang Rp 300 ribu, dan lain-lain serta doorprize berupa kompor gas, kipas angina, setrika, dan sebagainya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top