Nasional

Jafar Hafsah Disebut Uang E-KTP untuk Beli Mobil Land Cruiser

JAKARTA – Politisi Partai Demokrat Jafar Hafsah termasuk salah satu pihak yang disebut-sebut menerima aliran dana proyek pengadaan e-KTP. Jafar disebut dalam surat dakwaan menerima USD 100 ribu yang dibelanjakannya untuk membeli mobil.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa KPK di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta Pusat, pada Kamis (9/3/2017), Jafar Hafsah saat itu menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR. Jafar mendapat jatah duit yang diberikan oleh Anas Urbaningrum.

“Kepada Mohammad Jafar Hafsah selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat, sejumlah USD 100 ribu, yang kemudian dibelikan satu unit mobil Toyota Land Cruiser nomor polisi B 1 MJH,” kata jaksa KPK. Uang itu bersumber dari Andi Agustinus alias Andi Narogong yang berperan sebagai pengusaha rekanan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri). Andi diketahui sebagai anak buah dari Setya Novanto.

Dalam perkara itu, KPK menyebut 2 terdakwa yaitu Irman dan Sugiharto melakukan korupsi bersama-sama dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong selaku penyedia barang dan jasa pada Kemendagri, Isnu Edhi Wijaya selaku ketua konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia atau PNRI, Diah Anggraini selaku Sekretaris Jenderal Kemendagri, Setya Novanto selaku Ketua Fraksi Partai Golkar, dan Drajat Wisnu Setyawan selaku ketua panitia pengadaan barang dan jasa di lingkungan Ditjen Dukcapil tahun 2011. Namun sejauh ini, nama-nama selain 2 terdakwa itu belum ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa itu didakwa dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sesuai dengan dakwaan pertama. Selain itu, jaksa KPK juga mendakwa keduanya dengan Pasal 3 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sesuai dengan dakwaan kedua.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top