Nasional

Jadi Waka Komisi II DPR, Junimart Targetkan Dua RUU Selesai 2021

Jadi Waka Komisi II DPR, Junimart Targetkan Dua RUU Selesai 2021

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Dua Revisi Undang -Undang (RUU) dinilai sangat urgen untuk bisa segera diselesaikan tepat waktu, yakni RUU Pertanahan dan RUU Pilkada Serentak. Alasannya agar tidak memancing kegaduhan di masyarakat.
“Terkait Sertifikat Tanah dan Pilkada Serentak ini yang perlu kita fokuskan dan harus dituntaskan supaya tidak jadi bola liar dan rakyat tidak bingung,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI
Junimart Girsang yang secara resmi ditunjuk Fraksi PDIP untuk menggantikan Arif Wibowo.

Dia mengaku penunjukkan tersebut merupakan kepercayaan dan amanah yang harus dipegang.
“Ini adalah amanah, tugas yang harus kita lakukan harus sungguh-sungguh karena sesuai dengan isu yang berkembang di masyarakat ada beberapa isu yang harus kita sikapi bersama,” kata Junimart kepada Suarainvestor.com ditemui usai Rapat Paripurna DPR yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani di Jakarta, Rabu (10/02/2021).

Junimart menyatakan ada beberapa isu yang berkembang di masyarakat harus segera disikapi. Salah satunya, mengenai RUU Pertanahan terkait permasalahan sertifikat tanah yang kini menjadi salah satu hal yang urgen di masyarakat.

Selain mengenai isu pertanahan, Politisi PDIP tersebut juga menuturkan permasalahan mengenai RUU Pilkada Serentak menjadi pekerjaan rumah juga yang harus segera dituntaskan.

Isu yang berkembang dimasyarakat, tutur Junimart harus segera difokuskan supaya tidak membuat masyarakat bingung terkait isu sedang berkembang tersebut.

Sebagai salah satu unsur pimpinan, Junimart juga akan meminta kepada para pimpinan lain untuk difokuskan terkait isu isu tersebut. Pasalnya, semua RUU tersebut sangat urgen supaya tidak membuat masyarakat bingung.

“Pada dasarnya, semua RUU urgen, kita bicara mengenai pemekaran beberapa daerah dan ada usulan 13 Daerah Otonomi Baru (DOB) yang diusulkan tapi kita tidak bisa bekerja untuk 13 tadi, coba kita putuskan sementara 8 DOB dulu dan mungkin bisa beres dalam 3 kali persidangan,” ujarnya.

Menutup pernyataanya, Junimart menilai kalau RUU yang akan dibahas tahun ini akan diusahakan untuk selesai tepat waktu. Ia juga menekankan mengenai RUU Pertanahan akan diajukan sebagai revisi yang harus segera dibahas.

“Tahun ini diusahakan akan selesai tepat waktu, salah satunya prioritas mengenai pertanahan itu kita akan ajukan sebagai salah satu revisi yang harus kita lakukan,” tutupnya. ***

 

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top