Nasional

Jadi Bos BUMN, Puan: Ahok hanya Anggota PDI-P

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani menilai pada dasarnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berhak mengundurkan diri dari PDI Perjuangan jika nantinya ditunjuk sebagai pejabat di suatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Saat ini Ahok sebagai kader PDI Perjuangan. Tapi, sampai saat ini Pak Ahok itu hanya sebagai anggota bukan di struktur dari partai politik. Jadi, kalau memang misalnya harus mundur sebagai anggota ya itu hak beliau untuk bisa menjalankan tugas lain,” tegas Puan seusai mengikuti acara di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Menurut politisi PDI-P itu, Ahok sebagai kader tidak harus mundur jika harus duduk dalam jabatan tertentu. Meski demikian, lanjut Puan, jika memang ada syarat yang mewajibkan Ahok mundur saat dipilih sebagai pejabat BUMN, PDI-P tak akan mempermasalahkannya.

“Kalau itu memang jadi syarat ya enggak ada masalah kalau beliau mundur sebagai anggota. Itu hak beliau, gitu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman meralat pernyataannya soal kewajiban Ahok mundur dari PDI-P jika menjabat bos BUMN.

Fadjroel, jubir Presiden RI mengatakan jika Ahok tidak harus mundur dari kader PDI-P jika sudah menjabat pimpinan perusahaan plat merah. Karena statusnya hanya sebagai kader, bukan pengurus partai.

Fadjroel mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-02/MBU/02/2015. Fadjroel mengaku baru menyadari aturan tersebut tak mengharuskan kader parpol untuk mundur setelah berbicara dengan Menteri BUMN Erick Thohir. “Kalau pengurus parpol menurut Permen BUMN harus mengundurkan diri, kader tidak masalah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (18/11/2019).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top