Industri & Perdagangan

Ini Inovasi Baru Bupati Banyuwangi di Sektor Pariwisata

BANYUWANGI- Terobosan baru dilakukan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam mengembangkan sektor pariwisata di wilayahnya. Kali ini, Bupati berprestasi dua periode ini meluncurkan angkutan gratis untuk wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di seluruh wilayah Banyuwangi.

Program inovasi baru itu diperkenalkan dalam soft launching layanan jasa transportasi, Sabtu (29/7). Pada acara itu, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita hadir untuk memeriahkan acara.

Secara kasat mata, orang akan berpandangan bahwa program yang dibuat Bupati Anas akan membebani APBD Banyuwanyi. Tetapi jangan salah menilai lebih dahulu.

Tidak banyak orang tahu model promosi seperti ini. Google sudah membuktikannya. Bisnis utama Google adalah searching engine, mesin pencari. Tetapi di bisnis yg utama itu, dia malah menggratiskan kepada miliaran penggunanya setiap hari untuk searching apa saja.

Lalu darimana Bupati Anas mendapatkan revenue atas program ini?

Sebenarnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya pernah menerangkan revenue dalam teori bisnis, meskipun penjelasan sang menteri umum. Dalam hal ini, inovasi yang dilakukan Bupati Anas adalah mengembangkan keberhasilan google dengan sektor pariwisata Banyuwangi yang diseriusinya.

Prinsipnya, data costumers membuat bisa di-create menjadi iklan dengan valuasi yang besar. Google memiliki data kebiasaan customers yang sangat detail, yang dibutuhkan oleh instansi manapun.

Itulah yang kerap disebut Menpar dengan istilah ‘More Digital More Personal, More Digital More Global, More Digital More Professional!’.
“Butir-butir tagline tersebut diimplementasikan dengan mengoptimalkan akses menuju destinasi wisata di Banyuwangi. Ini juga yang dinamak cross selling, dapatnya dari sisi yang lain, yang tidak dipikirkan orang lain,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Bahkan, Menpar mengaku teori ini sudah ditulisnya dalam sebuah buku Paradox Marketing. Teorinya menciptakan More for Less. Apakah itu? Menpar Arief Yahya menjelaska ketika harga didiskon habis, bahkan digratiskan, justru hasilnya akan memperoleh hasil yang jauh lebih besar. “Kita ciptakan harga yang membuat orang tidak bisa menolak untuk membelinya,” kata Menpar.

Dengan fasilitas gratis dan kemudahan layanan itu pula membuat turis menjadi bergairah, termasuk di akomodasi. “Caranya, kumpulkan excess capacity, lalu paket dibuat murah! Misalnya kamar hotel yang tidak laku, saat sepi pengunjung, low seasons, antara Senin sampai Kamis tiap pekan ketika tidak ada event,” kata Menpan memberi tips.

Tiket transportasi juga bisa dijual lebih murah di hari-hari sepi penumpang, atraksi seperti restoran, cafe, spa, souvenir shop, dan lainnya juga dibuat program diskon. Semua kapasitas kosong yang sedang low seasons itu dikumpulkan, lalu dibuat paket murah ke destinasi wisata.(nto)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top