Nasional

Ingatkan Kepala Daerah, Zulkifli : Awas Banyak OTT Sekarang

JAKARTA-Tantangan utama bangsa ini adalah praktek politik uang. Karena itu pemuda bangsa saat ini harus berani melawan praktik praktik politik uang yang merusak demokrasi.

Demikian disampaikan
Ketua MPR Zulkifli Hasan di depan ratusan anggota dan pengurus PP Gerakan Pemuda Al Wasliyah, di aula Gedung Museum Joang Menteng, Jakarta, Sabtu (30/9/2017).

Menurut Zuliufli, banyak hal yang harus diperbaiki dalam demokrasi ini. Untuk itu Pemuda Al Wasliyah peduli dan berani melawan korupsi.
“Ingat dalam dua minggu ini empat walikota dan dua bupati kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Sebelumnya Gubernur, dan lebih banyak lagi jika dirunut ke belakang. Sesungguhnya apa yang terjadi dengan bangsa ini?” kata Zulkifli mempertanyakan.

Ketum PAN mengungkapkan perilaku koruptor itu tidak menerapkan nilai-nilai demokrasi Pancasila, padahal kedaulatan tertinggi ada di tangan rakyat. “Jika semuanya bertujuan kepada kepentingan rakyat, maka tidak akan ada pejabat OTT KPK,” jelasnya.

Permasalahan korupsi, kata Mantan Menteri Kehutanan, hal itu berawal karena uang menjadi landasan utama untuk memperoleh kekuasaan dan jabatan.
“Jika kekuatan uang yang menjadi faktor utama kekuasaan atau jabatan, maka kedaulatan rakyat akan berganti dengan kepentingan pribadi atau golongan,” jelasnya.

Mengenai silang sengketa yang terjadi beberapa waktu ini, Zulkifli menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang sudah sangat khatam akan demokrasi dan toleransi.

Menurutnya, umat Islam di Indonesia seperti NU, Muhammadiyah, atau lainnya telah menjalankan kehidupan beragama sekaligus menerapkan nilai-nilai demokrasi.

Namun Zulkifli meyadari dalam kehidupan sehari-hari masih ada sebagian kecil masyarakat yang menerapkan fanatisme berlebih dan keras.

Namun, Zulkifli Hasan percaya bahwa kondisi ini juga terjadi di dunia lain. Baik di Amerika maupun Eropa. Kondisi ini berlaku di semua golongan bukan hanya agama tertentu.
“Ini yang harus diluruskan. Kesalahpahaman tersebut harus betul-betul diluruskan,” pungkasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top