Nasional

Hendardi: Polri Harus Tegakkan Hukum yang Adil

JAKARTA, Baik pasca aksi 411 dan aksi 212 mendatang, Ketua Setara Institute Hendardi meminta apparat kepolisian tetap berpagang kepada penegakan hukum yang adil dan transparan. Mengingat aksi 212 ini berpotensi disusupi oleh kelompok-kelompok yang ingin makar dan tindakan inkonstitusional lainnya.
Demikian keterangan tertulis yang disampaikan Hendardi pada wartawan di Jakarta, Senin (28/11/2016). Berikut selengkapnya pernyataan tersebut:

1. Penegakan hukum yang dilakukan oleh Kepolisian adalah satu-satunya jalan yang harus didorong sebagai jalan penyelesaian berbagai ketegangan. Karena itu Polri perlu melakukan penegakan hukum yang sungguh-sungguh, adil dan transparan.

2. Negara tidak boleh tunduk pada kelompok intoleran, karena itu upaya penindakan terhadap mereka yang melakukan pelanggaran baik dalam bentuk aksi ilegal, penyebaran kebencian, dan dugaan makar harus ditindak.

3. Potensi makar yang disinyalir oleh Polri, harus dipandang sebagai warning untuk pihak-pihak yang berpotensi melakukan tindakan inkonstitusional. Saya percaya, bahwa pernyataan Kapolri didukung oleh data intelijen yang valid. Tetapi penindakan atas dugaan makar juga harus proporsional dan terukur, sehingga tidak menimbulka teror baru bagi warga yang hendak menyampaikan aspirasinya.

4. Polri harus memastikan bahwa penetapan Ahok sebagai tersangka tidak menjadi preseden buruk pada pemajuan kebebasan beragama/berkeyakinan. Polri harus mencegah penindakan yang berlebih untuk kasus-kasus yang menyerupai kasus yang dialami Ahok di beberapa daerah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top