Market

Hasil Kajian Sebut KCIC Bisa Bangkitkan Industri Pariwisata Bandung Barat

Kompas.com

BANDUNG BARAT, SUARAINVESTOR.COM – Keberadaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), dinilai bisa mendorong munculnya potensi wisata baru khususnya di Transit Oriented Development (TOD) dan trase yang terlewati yang akan memberikan keuntungan positif untuk Pemda Kabupaten
Bandung Barat (KBB) yang menjadi salah satu daerah transit

Menurut peneliti Lembaga Kajian Tata Kelola Perkotaan sekaligus Co-Founder Sustainable Urban Development Indonesia, Achyar Al Rasyid, sebagai daerah penyangga dan memiliki TOD, banyak efek positif yang akan didapat KBB.

Selain penyerapan tenaga kerja, potensi wisata baru juga pasti akan bermunculan.

“Kereta Cepat Jakarta Bandung ini membantu mobilitas masyarakat, pastinya akan mendongkrak ekonomi. PAD daerah pasti bertambah seperti dari sektor wisata, produk UMKM, pajak, dan lain-lain, apalagi KBB akan memiliki TOD di Walini,” kata Achyar mengutip kompas.com, Selasa (16/3/2021).

Achyar menjelaskan, KBB ibaratnya seperti Kota atau District Wuqing antara Tianjin dan Beijing dengan jarak sekitar 150 kilometer  yang terhubung dengan kereta cepat.

Roda perekonomian daerah tersebut terus berkembang mulai dari pusat perbelanjaan hingga wisata. Sebab, Wuqing menjadi kota penyangga antara Tianjin-Beijing yang dengan kereta cepat hanya ditempuh dengan waktu 30 menit.

“Ini (KBB) yang dilalui kereta cepat Jakarta-Bandung, karakternya sama dengan Wuqing. Saya yakin pasti akan berkembang, apalagi pemdanya support sehingga pembangunan KCJB terus berjalan, serta objek wisatanya juga banyak,” ungkapnya.

KCIC Didukung Bupati Bandung Barat

Sebelumnya, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan, pihaknya mendukung penuh program pembangunan strategis nasional yang dibangun di KBB, salah satunya proyek KCJB.

Menurut dia, Pemda KBB berupaya agar segala macam perizinan proyek tersebut dipermudah dan dipercepat supaya pembangunannya bisa berjalan lancar.

Pada saat proyek tersebut selesai, lanjut Aa Umbara, maka manfaat yang didapat KBB akan sangat banyak.

Nama KBB semakin dikenal, penyerapan tenaga kerja lebih banyak, branding kerajinan lokal, hingga potensi objek wisata disepanjang Cikalongwetan-Cisarua yang ada tujuh titik dan bakal dibuka.

“Belum lama ini kami bertemu dengan pihak CREC, KCIC, perwakilan masyarakat, kepala desa, dan Camat. Tim ini membahas perbaikan jalan yang terimbas proyek. Pihak mereka siap, bahkan ada beberapa jalan yang asalnya aspal akan dibeton, itu artinya masyarakat juga yang menikmati,” katanya. ***

Sumber: Kompas.com

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top