Perbankan

Hanya Rp3 Triliun, Penerimaan Cukai Januari 2017

JAKARTA-Kementerian Keuangan membeberkan realisasi penerimaan cukai hingga 31 Januari 2017 sebesar Rp 3,02 triliun, turun 28,1% year on year (YoY). Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai dari angka itu, penerimaan cukai yang paling lesu, yaitu Rp 240,39 miliar. “Sehingga pembelian cukai di tahun sebelumnya yang seharusnya jatuh tempo di Januari dan Februari (sebagaimana diperbolehkan sebelum PMK itu diterapkan), dilunasi di Desember tahun sebelumnya,” kata Kepala Sub Direktorat Komunikasi dan Publikasi Ditjen Bea dan Cukai Kemkeu Deni Surjanto, Kamis (2/2/2017).

Data itu juga mengungkapkan pencapaian tersebut terbilang mini, mengingat hanya 0,15% dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 yang sebesar 157,16 triliun. Angka tersebut juga merosot cukup dalam, yaitu 81,5% dibanding Januari tahun lalu.

Dikatakan Deni, turunnya penerimaan cukai tersebut masih terdampak dari penerapan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20 Tahun 2015 yang mewajibkan pelunasan cukai di tahun berjalan.

Dengan demikian, penerimaan cukai bulan Januari dan Februari hanya akan lebih rendah. Kebijakan tersebut telah berlaku sejak awal tahun 2016 lalu. Januari 2015, penerimaan cukai juga turun cukup dalam sebesar 78% YoY. Namun penerimaan cukai saat itu masih bisa menembus triliunan, sebesar Rp 1,3 triliun. Sementara Januari tahun ini hanya miliaran.

Apalagi, di tahun lalu pemerintah mengeluarkan aturan yang menaikkan tarif cukai hasil tembakau dengan rata-rata kenaikan tarif sebesar 10% yang berlaku 1 Januari 2017. Hal tersebut menarik pengusaha untuk membeli pita cukai di akhir tahun.

Ditjen Bea dan Cukai mencatat penyumbang terbesar penerimaan dari bea masuk, yaitu Rp 2,47 triliun atau 7,31% dari target dalam APBN 2017 yang sebesar Rp 33,74 triliun. Sementara penerimaan bea keluar tercatat Rp 312 triliun atau 91,78% dari target dalam APBNP 2017 yang sebesar Rp 340,1 miliar. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top