Industri & Perdagangan

Mobil Listrik Dalam P20, Hafisz Tohir: Bukti Keseriusan Indonesia Kembangkan Ekonomi Hijau

Mobil Listrik Dalam P20, Hafisz Tohir: Bukti Keseriusan Indonesia Kembangkan Ekonomi Hijau
Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Achmad Hafisz Thohir/Foto: Humas DPR

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Achmad Hafisz Thohir menegaskan penggunaan mobil listrik dalam even Parliamentary Forum in the Context of the G20 Parliamentary Speaker’s Summit (P20) menjadi bukti keseriusan Indonesia mengembangkan green economic.

Dalam pengadaan mobil listrik Ioniq 5 untuk kegiatan P20 ini, DPR bekerja sama dengan PT Hyundai Motors Indonesia (HMID). DPR tidak membeli seluruh mobil tersebut, melainkan hanya dipinjamkan oleh Hyundai untuk mengangkut para delegasi selama kegiatan P20 berlangsung. “Saya sangat mengapresiasi penggunaan mobil listrik untuk melayani tamu dan delegasi peserta forum P20,” kata Hafisz di sela-sela penutupan forum P20, Senayan, Jakarta, Jumat (7/10/2022).

Menurut Hafisz, komitmen DPR bahwa Indonesia melaksanakan ekonomi hijau, lewat mobil listrik yang berbasis zero emission alias bebas emisi bukan sekedar isapan jempol. “Hal ini menunjukan kepada dunia bahwa Negara kita berkomitmen menjalani ekonomi hijau, lewat mobil listrik yang berbasis zero emission,” ujarnya

Lebih lanjut Politisi Fraksi PAN ini menilai, penggunaan mobil listrik dalam ajang P20 ini menjadi sebuah trigger bahwa sejatinya Indonesia bisa melakukan itu. Karena sejatinya mobil listrik bukan teknologi yang terlalu tinggi sekali. “Secara teknik tidak ada ilmu yang terlalu sulit untuk kita bisa lakukan teknologi seperti mobil listrik ini. Kita punya berbagai Universitas hebat, ada ITB, ITS, UI dan lain sebagainya,” terangnya lagi.

Namun, kata Waketum PAN, pelan-pelan bangsa Indonesia bisa melakukan transformasi teknologi. “Saya kira kalau memang effort ini kita lakukan dan pemerintah juga menginginkannya, maka segera lakukan transformasi energi mobil dari energi fosil menjadi energi listrik Saya kira ini pasti bisa tidak perlu waktu lama, hanya 1-2 tahun,” pungkasnya.

Penulis   : Iwan Damiri
Editor     : Kamsari

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top