Headline

Gus Ipul : Investasi AS Di Jatim Capai US$900 Miliar

SURABAYA-Pemerintah Propinsi Jawa Timur berharap pengusaha AS bisa meningkatkan investasinya di Jawa Timur. Harapan ini terungkap dari eratnya hubungan perdagangan dan pendidikan antara negara Amerika Serikat (AS)–Indonesia. Pada tiga tahun terakhir, tidak kurang dari 900 miliar dollar Amerika pengusaha AS ke Jatim menanamkan investasinya di Jatim. “Sektor lain seperti investasi yang dilakukan oleh AS di Jatim juga tidak kalah berkontribusi,” kata Wakil Gubernur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam siaran persnya saat memberikan acara jamuan makan malam bersama Duta Besar Amerika Serikat Joseph R Donovan Jr di Kediaman Konjen AS Jl. Untung Suropati, Surabaya, Kemarin.

Lebih jauh Gus Ipul menambahkan selama ini baiknya hubungan kedua negara berdampak positif kepada sektor perdagangan baik ekspor dan impor. Bahkan, statistik perdagangan Indonesia khususnya Jatim terus meningkat. “Selain sektor perdagangan, sektor pendidikan juga harus terus ditingkatkan. Terutama pada meningkatnya jumlah pelajar dari Indonesia yang ingin menimba ilmu di negeri paman sam tersebut,” jelasnya.

Dalam jamuan makan malam yang berlangsung secara akrab, Gus Ipul menyimpulkan, bahwa keakraban menjadi kata kunci dalam menjalin dan memperkuat hubungan antar kedua negara. “Kita bisa lihat semua berkumpul, mulai dari konjen, rektor, ulama, pengusaha, pelajar, tokoh perempuan dan pejabat tinggi negara hadir untuk merayakan 150 tahun hubungan Amerika dengan Jatim,” terang Gus Ipul dalam siaran pers yang diterima.

Di akhir sambutannya, Gus Ipul berharap kepada Dubes AS untuk terus meningkatkan hubungan disemua level pembangunan. “Kami ingin terus belajar kepada Amerika tentang kemajuan di berbagai hal. Saya juga percaya Amerika akan terus belajar kepada Indonesia tentang keberagaman,” imbuhnya.

Sementara itu, Dubes AS Joseph R. Donovan mengatakan, bahwa hubungan yang terjalin selama ini bagi kedua negara sangatlah harmonis. Indonesia Timur khususnya Jatim telah memainkan peran penting dalam sejarah Indonesia dan memiliki peran penting bagi masa depan bangsa.

“Amerika tetap ingin menjadi mitra yang baik bagi Indonesia dan kami sangat menghargai kemitraan yang telah terjalin. Sebagai negara yang besar dan majemuk, Amerika benyak memiliki kesamaan dengan Indonesia baik itu keyakinan dan kepentingan yang sama,” tegasnya.

Terpenting, lanjut Joseph tujuan utamanya bertugas di Indonesia adalah mendorong lebih banyak pelajar Indonesia untuk belajar dan menempuh pendidikan lebih tinggi lagi di Amerika. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top