Headline

Goverment Spending Menyusut, Banyuwangi Gandeng Jember Jaga Daya Beli Masyarakat

Jawa Timur yang mencapai Rp 2,6 triliun perlu disikapi bersama-sama dengan bergandengan tanga antar daerah. Hal ini disebabkan belanja pemerintah berperan strategis menggerakkan perekonomian di tengah dinamika ekonomi yang membuat investasi swasta cenderung tertahan. “Ini tantangan bersama, harus duduk bersama agar government spending yang sedikit mengendur, tidak lantas mengendurkan pula denyut ekonomi masyarakat,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (29/8/2016).

Oleh karena itu, kata mantan anggota DPR ini, penundaan penyaluran dana ke sebagian daerah harus dicari solusinya bersama-sama agar tidak sampai terlalu berdampak ke perekonomian lokal. ”Yang terpenting adalah menjaga daya beli masyarakat, artinya inflasi perlu direm,” tegas nya.

Initnya, lanjut Anas, sinergi antar daerah menjadi sangat penting, terutama untuk saling supla. Jadi tinggal dicek mana daerah yang lagi defisit komoditas tertentu, lalu disuplai daerah yang sedang surplus. “Demikian juga sinergi yang lain untuk produksi barang dan jasa juga harus diperkuat,” jelasnya.

Menurut Anas, Gubernur Jatim, Soekarwo juga telah memaparkan apa yang menjadi problem dan solusi di Jawa Timur, saat Rapat Koordinasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Se-Indonesia (Apkasi) Wilayah Jatim, Sabtu (27/8/2016). “Saya mengusulkan, apa yang disampaikan Gubernur perlu diperkuat eksekusinya di tingkat kabupaten/kota. Misalnya, perlu ada pejabat setingkat sekretaris daerah se-Jatim yang berkumpul tiap bulan untuk memonitor dan mengeksekusi semua potensi integrasi ekonomi antar-kawasan di provinsi ini,” ujar Anas.

Selain menjaga inflasi, integrasi antardaerah adalah keharusan untuk mewujudkan daya saing. Integrasi harus fokus pada keunggulan masing-masing daerah. “Contohnya, perajin tas kulit di daerah bisa disinergikan dengan sekolah desain produk yang biasanya hanya ada di kota besar seperti Surabaya dan Malang, sehingga lebih peka tren pasa,” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top