Nasional

Golkar Terus Kampanyekan Jokowi Capres 2019

JAKARTA – Sejumlah politisi Partai Golkar mulai mengampanyekan Joko Widodo sebagai bakal calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2019. Hal itu dilakukan saat kunjungan pada masa reses DPR di daerah pemilihannya masing-masing.

Salah satunya mukhamad Misbakhun anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur II (Kab/Kota Pasuruan dan Probolinggo). Misbakhun mengampanyekan Jokowi saat bertemu masyarakat Karang Anyar.

Meski Pilpres 2019 masih lama, tapi Golkar memastikan mendukung petahana sebagai bakal calon presiden mendatang. Keputusan itu merupakan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.

Salah satu bentuk sosialisasi adalah dengan membuat dan memajang banner bergambar Jokowi. “Bapak Ibu sekalian mungkin bertanya kenapa ada foto Pak Jokowi di banner saya? Ini karena Partai Golkar telah bersepakat untuk mendukung pak Jokowi pada pilpres 2019,” kata Misbakhun kepada masyarakat di Karang Anyar.

“Untuk itu, bapak Ibu jangan lupa pilih siapa?” tanya Misbakhun. “ Pak Jokowi,” jawab masyarakat Karangjati Anyar. Karena itu kata anggota Komisi XI DPR RI itu, dalam pemilu 2019 nanti, kalau partai pilih Golkar, namun kalau Presiden pilih Pak Jokowi.

Kampanye serupa dilakukan oleh anggota Fraksi Golkar dari dapil Banten I, Ace Hasan Syadzily. Untuk lebih meyakinkan masyarakat, dia turut menyosialisasikan program pembangunan Jokowi di daerah Banten seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, proyek Jalan tol Serang-Panimbang dan lain-lain.

“Program tersebut tentu orientasinya pada peningkatan kesejahteraan rakyat Banten. Pada umumnya masyarakat Banten sangat menyambut positif program-program nasional tersebut,” kata Ace.

Anggota Fraksi Golkar dari dapil Kalimantan Timur Heitifah Syaifudian juga selalu mengampanyekan sosok Jokowi setiap kali bertemu masyarakat di daerah pemilihan.

Namun, Heitifah mengaku tidak jarang menerima komentar kritis dari masyarakat karena saat ini semua daerah di Kalimantan Timur mengalami defisit anggaran yang berat.

“Kondisi ekonomi daerah sedang merosot. Mereka menuntut ada perhatian lebih dari pemerintahan Jokowi terhadap daerah-daerah luar jawa seperti kalimantan. Jadi kami juga harus menjelaskan apa yang menyebabkan situasi ekonomi seperti ini,” jelas Heitifah.

Jokowi sendiri belum pernah menyatakan akan maju kembali dalam Pilpres 2019 mendatang. Dalam beberapa kesempatan, ia menolak berkomentar saat ditanya mengenai dukungan yang diberikan Partai Golkar.

Sejauh ini, baru Partai Golkar dan Partai Hanura yang sudah menyatakan dukungan untuk Jokowi pada Pilpres 2019.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top