Property

Genjot Wisatawan, Hotel Gaet UMKM Batik

Genjot Wisatawan, Hotel Gaet UMKM Batik
Contoh Motif Batik Yang Sedang Ditawarkan/Foto: A Rohman

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM-Pelonggaran kegiatan PPKM membuat kegiatan bisnis semakin tinggi. Pun begitu dalam rangka menarik kunjungan wisata, sejumlah Hotel menggelar pameran batik. “Dengan adanya pameran Batik khas Tangerang ini, diharapkan dapat memicu tamu-tamu hotel untuk memakai Batik guna mempertahankan Batik sebagai warisan budaya dunia,” kata General Manager Ibis Jakarta Senen dan Ibis Gading Serpong, Jamal Muhamad kepada suarainvestor.com, Selasa (12/10/2021).

Menurut Jamal, UMKM Batik dari Tangerang yaitu Menik Batik Mijen, merupakan batik khasnya dari Kota Tangerang yang menampilkan motif-motif ikonik keren. “Kerangka gambar pada batik berupa perpaduan antara garis, bentuk dan seni menjadi satu kesatuan yang mewujudkan batik secara keseluruhan.”

Jamal menjelaskan pameran batik ini juga diselenggarakan di seluruh hotel-hotel di bawah Accor Grup di seluruh Indonesia, masing- masing hotel menampilkan batik daerah tersebut. “Karena batik dari seluruh Indonesia ada dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bahkan Papua.”

Selain pameran batik, Ibis Gading serpong menyiapkan promo khusus untuk menginap seharga Rp550.000 permalam termasuk sarapan pagi, dan juga memberikan harga promosi untuk pembelian batik khas Tangerang selama pameran berlangsung dari tanggal 2-31 Oktober 2021. “Serta bisa memesan langsung ditempat dengan memilih motif dan model tersendiri.”

Diakui Jamal, selama PPKM tingkat kunjungan hotel mengalami penurunan sekitar 75 persen. Namun setelah pemerintah melonggarkan tingkat kunjungan ke hotel mencapai kenaikan 65 persen. “Kami mengikuti program pemerintah. Semoga dunia pariwisata dan perhotelan keadaanya semakin membaik serta mengapresiasi dengan adanya dana hibah untuk sektor ini dari pemerintah,” imbuhnya

Sementara, Owner Menik Batik Mijen, Idlhar Naim, menambahkan, motif yang tersedia di pameran batik di hotel ibis Gading Serpong antara lain motif Masjid Al-Azhom, Festival Cisadane, Jam Gede Jasa, Jembatan Berendeng, Pintu Air Sepuluh, dan Motif Lenggang Cisadane dengan harga Rp 390.000 – Rp 400.000. “Dengan motif khas dan warna warni Batik serta model busana batik yang kekinian diharapkan menjadi terobosan baru agar masyarakat lebih mencintai Batik,” tukas Idlhar. ***

Penulis : A Rohman
Editor   : Chandra

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top