Industri & Perdagangan

Gandeng BSI, UMN Bikin RVM Olah Sampah Plastik

Gandeng BSI, UMN Bikin RVM Olah Sampah Plastik
Peluncuran RVM ini dihadiri oleh Jajaran Rektorat, Dekan, Dosen, kelompok mahasiswa, perwakilan Plasticpay, perwakilan BSI, dan perwakilan Chatime/Foto: A Rohman

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM – Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengadakan reverse vending machine (RVM) botol plastik dalam acara ‘PlastiKOS: Kita Olah Sampah’, Selasa (16/3/2023). Sebagai upaya mensukseskan Sustainable Development Goals (SDG) ke-12, Responsible Consumption and Production, kolaborasi bersama Plasticpay ini menjadikan UMN sebagai kampus swasta pertama dan kampus ketiga di Indonesia yang memiliki RVM. Peluncuran RVM ini dihadiri oleh Jajaran Rektorat, Dekan, Dosen, kelompok mahasiswa, perwakilan Plasticpay, perwakilan BSI, dan perwakilan Chatime di kantin UMN.

Rektor UMN, Dr. Ninok Leksono mengapresiasi kerjasama ini. “Kita perlu berkontribusi kepada lingkungan dan UMN merupakan kampus swasta pertama yang secara bangga tidak ketinggalan kereta api ikut berkontribusi dalam masalah lingkungan untuk menanggulangi pemanasan global,” kata Ninok, Selasa (17/5/2023).

Sementara CEO Plasticpay, Suhendra Setiadi menyampaikan kata sambutannya dengan antusias atas terselenggaranya kegiatan ini. “Gerakan ini erat sekali hubungannya dengan SDG ke-12 yaitu produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab dan pada acara ini juga merupakan sebuah pembuktian SDG ke-17 yaitu Partnerships For The Goals atau berpartner untuk satu tujuan. Karena kami disini masing-masing mempunyai peran dan kekuatan sendiri-sendiri serta bagaimana kita bisa bergabung untuk mewujudkan suatu tujuan. Maka harapan kami kegiatan ini bisa terwujud menjadi sesuatu yang berkelanjutan atau sustainable,” ujar Suhendra.

Direktur Bank Syariah Indonesia, Firman Jatnika, Kegiatan ini merupakan kesempatan yang baik karena kita melihat bersama-sama mengenai SDG yang menjadi concern bangsa Indonesia. “Mudah mudahan mesin ini bisa menjadi satu ikatan silaturahmi antara UMN dengan kami serta kita bisa sama-sama belajar mengenai kesesuaian antara nilai-nilai masa depan, yaitu sustainability dan memberi kontribusi kepada lingkungan dan planet, terutama kemanusiaan yang lebih baik untuk bumi kita,” ucap Firman.

Sementara itu, Brand Manager Chatime Group, Irene Melia menuturkan, kami senang sekali Chatime dan BSI bisa menjadi bagian dari program sustainability di Universitas Multimedia Nusantara.

” Dropbox merupakan salah satu inisiatif dari Chatime dan BSI untuk mendukung program sustainability. Dropbox Chatime ini diharapkan dapat berkontribusi bagi lingkungan dengan memberi nilai jual yang lebih tinggi bagi sampah botol plastik,” tukas Irene

Acara dilanjutkan dengan peresmian mesin RVM dan dropbox. Setelah penarikan kain penutup, para figur dari semua pihak mengujicobakan mesin dengan memasukkan sampah botol plastik.

Program PlastiKOS adalah salah satu hasil kerja kelompok mahasiswa pada mata kuliah Communication for Sustainable Development yang didampingi Kevin Sanly Putera, M.I.Kom, dosen Program Studi Strategic Communication Universitas Multimedia Nusantara Digital Learning (UDL).

“Mata kuliah yang tergolong baru ini adalah wujud nyata komitmen UMN mendukung sustainability (keberlanjutan). Tugas akhir pembelajaran kami, para mahasiswa diminta untuk membuat proyek kolaborasi sesuai prinsip sustainable development dan SDGs,” papar Kevin.

PlastiKOS diinisiasi enam mahasiswa yang menaruh perhatian pada pengolahan sampah botol plastik secara sustainable. Dipimpin oleh Jennifer Lopez dan Dave Hapien, kelompok PlastiKOS memutuskan untuk menciptakan kolaborasi ini bersama Plasticpay sejak Februari 2023.

“Seluruh proses mulai dari rapat perdana antara UMN dan Plasticpay, persiapan, hingga hari H peluncuran, semua dijalankan bersama oleh para mahasiswa di kelas kami dan didukung berbagai pihak internal kampus,” pungkas Kevin.***

Penulis     :    A Rohman

Editor       :     Chandra

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top