Nasional

Fusi PPP Desak Muktamar Digelar Februari 2020

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Menjelang Rakernas PPP pada Sabtu (14/12/2019) mendatang, tokoh fusi PPP menggelar konsolidasi dengan menemui Sekjen PPP yang juga Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani di Kompleks MPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Konsolidasi yang dinamai ‘Resolusi Patra Kuningan’ terdiri dari unsur fusi PPP (NU, Parmusi, Persatuan Tarbiyah Indonesia dan Sarikat Islam) itu juga telah menemui mantan Ketua Umum PPP dan mantan Wapres RI Hamzah Haz.

Alhasil, ‘Resolusi Partra Kuningan’ menghasilkan tujuh (7) poin resolusi, yaitu; Pertama, agar PPP bersatu, menghindari konflik dengan menegakkan AD/ART Partai. Kedua, PPP harus dijadikan wadah perjuangan. Ketiga, mendesak DPP dan DPW PPP menggelar Muktamar selambat-lambatnya Februari 2020.

Keempat, pemangku kepentingan PPP menjadikan Muktamar PPP sebagai perwujudan komitmen bagi tumbuh dan kembangnya PPP dari tingkat pusat sampai bawah, baik struktural maupun kultural.

Kelima, senior dan pendiri PPP baik di struktur mauoun di luar struktur mengambil-langkah yang dianggap perlu demi menjamin keberadaan PPP sebagai alat perjuangan politik umat Islam di Indonesia.

Keenam, minta seluruh kader dan aktifis PPP baik yang di dalam maupun di luar struktur untuk senantiasa menjaga marwah, harkat, martabat dan soliditas demi kebesaran PPP.

Ketujuh, mendesak DPP PPP sebagai penanggung jawab partai secara nasional untuk menjadikan PPP sebagai partai yang bermartabat dan senantiasa berperan dalam proses politik bangsa Indonesia pada tingkat nasional, regional dan lokal sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Demikian yang dtandatangani oleh Endi AJ Sofihara, Ahmad Muqowam, Usamah Hisyam, Imam Suhardjo, Anwar Sanusi, Somali A. Malik, Achmad Farial, dan Suharso Monoarfa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top