Nasional

FPKB: Belum Ada Kesepakatan 10 Kursi Pimpinan MPR RI

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Kuatnya usulan agar kursi pimpinan MPR RI ditambah dari 8 menjadi 10 untuk MPR RI periode 2019 – 2024 masih belum mencapai kesepakatan. Fraksi PKB MPR RI sendiri masih menimbang-nimbang urgensinya penambahan kursi pimpinan MPR RI tersebut.

“FPKB MPR RI masih menimbang-nimbang pentingnya penambahan kursi pimpinan MPR RI itu. Karena itu, fraksi-fraksi di MPR RI belum ada kata sepakat,” demikian Waketum PKB Jazilul Fawaid, di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (2/9/2019).

Saat ini pimpinan MPR RI sebanyak 8 kursi, yaitu Zulkifli Hasan (Ketua/PAN), Wakil-Wakil; Mahyudin (Golkar), E.E. Mangindaan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), Oesman Sapta Odang (DPD RI), plus Ahmad Basarah (PDIP), Ahmad Muzani (Gerindra), dan A. Muhaimin Iskandar (PKB).

Kalau benar akan menjadi 10 kursi pimpinan MPR RI, sesuai urutan suara terbanyak hasil pemilu 2019 adalah (PDIP, Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, Demokrat, PKS, PAN, PPP, dan DPD RI).

Namun kata Jazilul Fawaid, belum ada kesepakatan tentang siapa yang akan menjadi pimpinan MPR RI. “Sekarang ini masih terus dibicarakan. Jadi, apakah Ketua MPR RI itu dari PKB, Golkar, Gerindra atau dari fraksi yang lain belum ada kesepakatan,” jelasnya.

Sementara itu lima (5) pimpinan DPR RI sesuai amanat UU MD3 (MPR,DPR,DPD dan DPRD), yang akan menjadi Ketua DPR otomatis pemenang pemilu, yaitu PDIP. Selanjutnya wakil-wakil ketua dari Golkar, Gerindra, NasDem, dan PKB. “Soal siapa yang menjadi wakil dari PKB juga belum ditetapkan,” pungkas Jazilul.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top