Nasional

Politisi PDIP Desak Siti Nurbaya Tangani Kebakaran di Banyuwangi

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Anggota Fraksi PDI Perjuangan Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil), meminta agar menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya, untuk turun tangan memadamkan kebakaran lahan hutan di gunung Ranti, Raung dan Ijen di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Demikian disampaikan Muchamad Nabil Haroen, Senin (28/10/2019) saat menerima pengaduan Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Banyuwangi, KH Ali Makki via telefon.

“Beliau sampaikan ke saya dan meminta agar saya agar pemerintah dalam hal ini Menteri KLHK untuk menangani kebakaran hutan di Banyuwangi, ” kata Gus Nabil.

KH Ali Makki, menyebut sebagian lahan hutan di tiga gunung yakni gunung Ranti, Raung dan Ijen dilalap si jago merah.

“Tentunya ini persoalan serius yang harus diatasi secara cepat oleh Ibu Siti Nurbaya. Apalagi Gunung Ijen salah satu destinasi andalan Banyuwangi,” kata Gus Nabil yang juga Ketua Umum PP Pagar Nusa.

Sebab, kalau tidak ditangani secara cepat, pihaknya khawatir kebakaran hutan dapat menciptakan efek berantai, yang tidak saja merugikan masyarakat lokal tapi juga negara.

Sekadar informasi radius kebakaran lahan hutan di Ijen saja sudah mencapai luas 2 km, dan lebar 500 meter. Sedangkan hutan yang terbuka di gunung Ranti dan Ijen mencapai 1000 hektar.

Sementara politisi PDI Perjuangan Dapil Banyuwangi, Sonny Danaparamita membenarkan terjadinya kebakaran hutan tersebut. Namun dia menegaskan kebakaran hutan di tiga gunung tersebut sudah ditangani pemerintah daerah setempat dengan memberlakukan tanggap darurat.

Upaya pemadaman api agar tidak meluas dilakukan dengan pengiriman bom air ke titik api. Hanya cara itu yang paling efektif. Namun, Sonny tidak tahu persis penyebab kebakaran yang terjadi di tengah musim kemarau sekarang ini. “Karenanya saya berharap agar pemerintah pusat turun tangan,” pungkas Sonny.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top