Headline

Festival Banyuwangi Diprediksi Hasilkan Devisa Rp2 Triliun

JAKARTA-Industri pariwisata di Kabupaten Banyuwangi merupakan sektor yang paling diunggulkan oleh Pemerintah Kabupaten.

Berdasarkan kajian Kementerian Pariwisatan banyaknya penyelenggaraan festival di Banyuwangi mampu menyedot devisa hingga sekitar Rp2 Triliun.

Menurut Menteri Pariwisata, pada 2017 ini, Pemkab Banyuwangi menggelar 72 kegiatan dalam rangkaian Banyuwangi Festival.
Dengan atraksi wisata seperti Banyuwangi Festival, ada dua hal yang didapat, yakni nilai budaya dan nilai bisnis. “Nilai budaya berkaitan dengan tingkat kebahagiaan, sedangkan nilai komersial merupakan keuntungan secara ekonomi bagi rakyat Banyuwangi,” ujarnya di Jakarta, Jumat (3/2/2017).

Arief memberikan gambaran, dengan adanya Banyuwangi Festival, kunjungan wisatawan mancanegara ke wilayah berjuluk “The Sunrise van Java” itu mencapai 80.000 orang, sedangkan wisatawan Nusantara sebanyak 3,2 juta orang. 

Ia menjelaskan setiap satu wisatawan asing datang, rata-rata membelanjakan uang sebanyak 500 dolar AS, sehingga apabila dikalkulasikan uang yang dikeluarkan oleh wisatawan asing bisa mencapai sekitar Rp500 miliar.

“Sedangkan wisatawan Nusantara, ambil rata-rata Rp1 juta yang dibelanjakan. Jadi dari wisatawan Nusantara bisa mencapai Rp1 triliun. Jadi ada uang Rp1,5 triliun yang berputar di Banyuwangi dari pariwisata,” kata Arief menjelaskan. 

Jadi menurut Arief, strategi Banyuwangi sangat tepat untuk meggelar Banyuwangi Festival yang tahun ini mencapai 72 kegiatan, sehingga mampu menarik kunjungan wisatawan. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top