Nasional

Farouk Desak Pemerintah Klarifikasi Kebijakan Imigran Trump

JAKARTA, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Farouk Muhammad, mendesak pemerintah Indonesia untuk meminta klarifikasi Duta Besar Amerika Serikat (AS) mengenai kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump. Sebagaimana diketahui, Presiden Trump memerintahkan penangguhan penerimaan pengungsi untuk 120 hari ke depan, juga penghentian penerimaan pengungsi dari tujuh negara muslim untuk batas waktu yang belum ditentukan.

“Meski Indonesia tidak termasuk negara yang dilarang, DPD RI memandang bahwa kebijakan tersebut dapat memberikan dampak bagi Indonesia. Karena tak dapat dipungkiri bahwa kebijakan tersebut dilatarbelakangi sentimen anti-Islam, maka dampaknya dapat berimbas pada warga negara Indonesia yang ada di Amerika. Mengingat keislaman mereka tidak dapat dibedakan dari keislaman warga tujuh negara yang dilarang,” tegas Farouk Muhammad pada wartawan di Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Selain mengenai keamanan Warga Negara Indonesia (WNI) di AS, Farouk yang juga Guru Besar PTIK/STIK ini juga mengkhawatirkan bahwa kebijakan tersebut akan memicu ketegangan dalam hubungan kedua negara. “Di lain pihak, karena perintah eksekutif Presiden Trump ini bernuansa anti-Islam, kebijakan tersebut dapat memicu reaksi dari umat Islam di negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia ini,” ujarnya.

Untuk mencegah dampak dari kebijakan tersebut terhadap keamanan WNI dan pada hubungan kedua negara, Farouk memandang bahwa permintaan klarifikasi kepada Duta Besar AS ini penting untuk dilakukan.

“Jadi, pemerintah harus minta klarifikasi atas kebijkan Trump melalui duta besar AS, dan tidak hanya memberikan jaminan keamanan dan perlakuan yang baik bagi warga negara Indonesia di AS maupun yang akan masuk ke Paman Sam, tapi juga meninjau kembali kebijakan yang berdampak negatif tersebut. Untuk menjaga hubungan baik di antara dua negara, penting bagi pemerintah untuk meminta klarifikasi dari duta besar AS untuk Indonesia,” pungkas Farouk.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top