Nasional

Fahri Hamzah: Zulkifli Tak Bisa Maju Capres

JAKARTA, Kalau UU Pemilu tetap dengan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold tetap 20 %, tentu PAN tak bisa mengajukan Capres, karena PAN baru 49 kursi DPR atau 7,59 %. Sehingga untuk mencapai 20 % harus berkoalisi dengan partai lain.

“Rakernas PAN boleh saja memutuskan Zulkifli Hasan sebagai Capres PAN. Itu bagus saja karena Ketum PAN Pak Zul, ya pasti semua orang mencalonkan. Supaya kita tahu, kalau dipimpin oleh Pak Zul, negara kita kaya apa?” tegas Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah pada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN mendorong Zulkifli Hasan menjadi salah satu Capres 2019. Sementara PT 20 % untuk Capres tersebut masih digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK), apakah nanti akan diputus 20 % atau nol %.

Karena itu, Fahri Hamzah menilai sah-sah saja jika Zulkifli dicalonkan menjadi capres, itu bergantung kepada penggunaan PT presiden 20 % atau Nol %? “Jadi, masalahnya masih dua. 20 % dan nol %. Kalau nol % maka semua ketum partai dan tokoh partai punya peluang untuk jadi capres,” ujarnya.

Tepi, kalau 20 % tentu dia harus berkoalisi, tak bisa sendirian. “Mungkin dalam formasi pencarian koalisi itu ya bisa diajukan. Kami sudah punya calon, anda calonnya siapa?” Ayo kita bahas,” katanya.

Menurut mantan politisi PKS itu, wajar bila saat ini PAN mulai menyinggung soal siapa yang akan diusung dalam pertarungan di Pilpres 2019.

“Justru seharusnya semua parpol sudah mulai mengajukan nama-nama yang akan diusung, agar masyarakat mengetahui sejak dini, siapa saja calon yang pantas untuk dipilih,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top