Nasional

Fahri: Bukan saja Kasus Novel yang Jalan di Tempat

JAKARTA, Menanggapi kasus penyidik KPK Novel Baswedan, yang masih jalan di tempat meski sudah 6 bulan berjalan, menurut Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah hal itu bisa dan masih banyak kasus hukum yang belum selesai di Indoensia.

“Saya tak kaget dengan penanganan kasus Novel itu. Sebab, banyak kasus hukum di Indonesia yang tidak selesai atau delay. Seperti kasus Pelindo II yang sudah 2,5 tahun, BLBI, Century, dan lain-lain,” tegas Fahri Hamzah pada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Selain itu kata mantan politisi PKS itu, orang yang menderita akibat malpraktik hukum itu banyak. “20-an orang yang jadi tersangka KPK dan kasusnya terus menggantung sampai tahunan. Jadi, ada banyak orang seperti itu,” ujarnya.

Menurut Fahri, hal itu terjadi karena pemerintah tidak fokus mengubah sistem, tapi menganani kasus per kasus. Padahal, yang merasakan ketidakadilan hukum itu banyak. Sehingga kalau hanya kasus Novel yang diangkat, itu sengaja dilakukan pihak-pihak tertentu.

Karena itu dia menolak membahas kasus orang-perorang, karena begitu banyak kasus hukum yang jalan di tempat.

“Jadi, saya mengajaknya tidak mau konsen ke orang perorangannya. Dari dulu saya mengajak memperbaiki sistem,” lanjutnya. “Makanya perlu perbaikan sistem ini, jangan di-partisan-kan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang pengendara motor di dekat rumahnya di Jakarta Selatan, pada 11 April 2017 lalu, seusai ia salat subuh di Masjid Al-Ihsan. Kedua mata Novel pun mengalami kerusakan, sehingga dia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top