Market

Ekonomi Bisa Pulih, Kadin Dorong Vaksinasi Anti Covid-19 Awal 2021

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kebijakan pemerintah melakukan vaksinasi terhadap penduduk sangat dinanti-nantikan. Karena langkah itu bisa mencegah penyebaran Covid-19. Dengan vaksinasi tersebut, maka kegiatan pelaku usaha bisa kembali pulih. “Kondisi ekonomi akan kembali membaik, bilamana Vaksin Anti Covid-19 mulai diberikan ke masyarakat pada awal 2021. Dengan langkah itu, maka diharapkan kondisi ekonomi Indonesia segera kembali membaik,” kata Ketua umum Kadin Indonesia, Eddy Ganefo mengutip Suarapemred.co di Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Diakui Eddy, kondisi ekonomi Indonesia saat ini cukup parah. Akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang cukup panjang. Ditambah lagi dengan berbagai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan. Sehingga memukul pelaku usaha, termasuk UMKM.

Imbasnya, lanjut Sarjana ekonomi dari Universitas Sriwijaya, secara nasional, maka kondisi pertumbuhan ekonomi mencapai kontraksi -5,32% pada triwulan II-2020. Bank Dunia, IMF, ADB dan Kemenkeu telah memprediksi bahwa kondisi ekonomi Indonesia pada 2021 akan kembali normal antara 4,5 % sd 5,5 %. “Kadin Indonesia juga meyakini proyeksi itu, agar geliat dunia usaha kembali membaik,”tambahnya.

Menurut Eddy, pelaku usaha di Indonesia sebanyak 99,99% adalah UMKM. Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi mencapai sebesar 61%. “Maka penguatan UMKM menjadi hal penting dan dapat harus menjadi prioritas,”ucapnya lagi.

Karena itu, kata Eddy lagi, langkah pemerintah dengan cepat mengesahkan UU Cipta Kerja adalah sudah tepat. Nah, sekarang ini tinggal menunggu keluarnya Peraturan Pemerintah (PP). “Kami minta agar segera diselesaikan dan benar-benar membela dan melindungi UMKM. Segerakan PP atas UU Cipta Kerja, agar geliat UMKM semakin membaik, serta pastikan vaksin Covid19 segera diberikan ke masyarakat,”imbuhnya.

Terkait serapan dana PEN yang rendah, sambungnya, karena pemerintah kesulitan atas data UMKM. Sehingga dalam penyaluran dana PEN tersebut menemui kendala. Hal ini yang harus diperbaiki kedepan, agar denga data yang valid akan mempermudah penyaluran dana PEN yang tepat sasaran dan tepat guna. ***

Sumber: Suarapemred.co
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top