Nasional

DPR: Jangan Sabotase Kebijakan Pemerintah

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Dengan meningkatnya jumlah pasien dan korban akibat virus Covid’19 ini kunci untuk mencegahnya adalah solidaritas seluruh elemen.pemerintaj dan masyarkat. Termasuk TNI/Polri, tokoh masyarakat dan lain-lain. Apalagi virus ini sudah menjangkau ke-20 provinsi dengan temuan pasien terkonfirmasi positif itu adalah: Bali (3), Banten (47), Di Yogyakarta (5), DKI Jakarta (307), Jawa Barat (59), Jawa Tengah (15), Jawa Timur (41), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Timur (9), Kalimantan Tengah (2), Kalimantan Selatan (1), Sumatera Utara (2), Riau (1), Kepulauan Riau (4), Lampung (1), Sulawesi Utara (2), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (2), Maluku (1), Papua (2).

Selain itu ada 6 kasus dalam proses verifikasi di lapangan. Adapun pasien meninggal dunia tercatat di DKI Jakarta (29), Jawa Tengah (3), Bali (2), Banten (3), Jawa Barat (9), Jawa Timur (1), dan Sumatera Utara (1). Data tersebut merupakan hasil perhitungan hingga pukul 12.00 WIB, Minggu (22/3/2020). Dalam penerapan manajemen kedaruratan (disaster manajemen) ini tidak ada lagi perdebatan, berwacana, saling menunggu apalagi saling menyalahkan. “Sehingga arahan Presiden Jokowi sebagai kepala negara dan pemerintahan dalam menanggulangi pandemi virus corona sudah jelas dan tegas. Semua elemen pemerintahan pusat dan daerah wajib taat azas konstitusi dan perundang-undangan, serta arahan Presiden RI,” tegas anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu,  Senin (23/3/2020).

Seluruh jajaran gugus tugas penanggulangan corona yang dibentuk Presiden pun kata politisi PDIP itu wajib melakukan aksi nyata dengan menyiapkan fasilitas kesehatan dan APD (alat perlindungan diri) khususnya kepada tim medis sebagai garda terdepan melawan virus corona. Serta mempersiapkan peralatan lainnya yang siap didistribusikan kepada masyarakat yang rentan terkena virus corona.

Seluruh Kepala daerah wajib menggerakkan seluruh instrumen pemerintahan daerah darimulai dinas-dinas hingga jajaran pemerintahan desa dan kelurahan. Dengan menghadirkan peran negara di tengah masyarakat yang sedang cemas dan prihatin. “DKI Jakarta sebagai centrum corona terbesar di Indonesia selayaknya pemerintahan daerah khusus Ibukota Jakarta harus bergerak cepat. Warga Jakarta belum merasakan hadirnya peran negara di wilayah lingkungan mereka, khususnya di daerah pemukiman padat dan rentan virus corona. Gerakkan seluruh aparatur pelayanan masyarakat di Kecamatan, Kelurahan hingga RW dan RT seluruh Jakarta. Khususnya pelayanan kesehatan,” kata Masinton.

Kunci keberhasilan mengatasi krisis adalah solid, terkoordinasi dan totalitas melayani rakyat. “Jika salah satu elemen melakukan langkah insubordinasi (pembangkangan) dan sabotase kebijakan, akan berakibat fatal dan rakyatlah yang menjadi korban. Kesehatan dan keselamatan Rakyat adalah segalanya, posisinya diatas jabatan yang kita miliki. Jangan khianati amanat penderitaan rakyat,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top