Nasional

DPR Ingatkan Kapolri Pencabutan Maklumat Jangan Jadi Cluster Baru Covid19

JAKARTA,  SUARAINVESTOR.COM – Anggota Komisi III DPR Aboebakar Alhabsyi memaklumi langkah Kapolri Jenderal Idham Azis mencabut maklumat Nomor MAK/2/III/2020 yang diterbitkan pada 19 Maret 2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19.

“Pencabutan ini mengikuti kebijakan pemerintah yang menuju new normal. Tapi, saya berharap terbitnya Surat Telegram Rahasia Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tersebut disikapi dengan bijak. Jangan sampai ada eforia yang dapat membuat second wave dari Covid-19,” tegaa Aboebakar, Sabru (27/6/2020).

Menurutnya, kenyataan di lapangan masih banyak zona merah, bahkan ada yang zona hitam. “Tentunya ini gak bisa sembarangan, protokol kesehatan harus dipatuhi, jaga jarak harus dipertahankan dan kerumunan tetap harus dilarang,” ujarnya.

Apalagi, keberhasilan melawan pesebaran Covid-19 sangat bergantung pada kedisiplinan semua. Karenanya, dengan cabutnya Maklumat Kapolri bukan berarti semua bebas mengumpulkan massa.

Pihaknya minta Polri berkoordinasi dengan para Kepala Daerah yang sekaligus ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Kebijakan-kebijakan derah yang mereka buat harus selalu didukung oleh Polri. Termasuk penertiban jaga jarak di tempat umum.

“Terlebih untuk wilayah zona merah, Polri harus terus membantu penyelenggaraan tertib masyarakat,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top