Nasional

DPR: Hanya dengan Bersatu Indonesia akan Maju

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Anggota DPR RI Aboebakar Alhabsyi menilai hanya dengan bersatunya kaum muda, maka Indonesia akan maju. Karena itu, nilai-nilai dalam sumpah pemuda harus terus dipegang teguh oleh generasi muda.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke 91, ini adalah peringatan yang merefleksikan kesadaran kaum muda Indonesia akan nilai persatuan dan kebangsaan,” demikian Aboebakar di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (28/10/2019).

Ia berharap generasi muda bisa menjawab tantangan sesuai dengan perkembangan zaman. Dimana tantangan pemuda Indonesia saat ini adalah menghadapi era revolusi industri 4.0 tidaklah mudah.

Sehingga, harus benar-benar dipersiapkan sejak dini agar mampu bertahan dalam persaingan global.

Pertama, para pemuda harus siap dengan era disrupsi, dimana segela sesuatu sudah diatur dengan bantuan sistem otomasi, kecerdasan buatan, maupun konsep internet of things.

Diperkirakan akan ada lima juta pekerjaan yang hilang akibat munculnya inovasi di bidang teknologi. Karena itu, tidak heran jika dalam waktu dekat, saingan terdekat dari para pemuda itu bukan lagi tenaga kerja lulusan universitas ternama, melainkan keberadaan teknologi terapan termutakhir.

Kedua, adalah bonus demografi yang akan dialami oleh Indonesia mulai tahun 2020. Dimana ditandai dengan jumlah penduduk usia produktif di rentang 15-64 tahun yang lebih besar dibandingkan dengan penduduk usia non produktif.

Artinya kata politisi PKS itu, para pemuda ini akan mengalami persaingan yang cukup ketat di dalam negeri di tengah banyak usia produktif yang akan menjadi pesaing mereka sejak tahun 2020.

Keempat, banyaknya generasi muda yang senantiasa penuh dengan ide-ide segar. Ini artinya, sesama para pemuda akan adu gagasan dalam pengembangan bisnis. Untuk itu, elit bangsa ini harus selalu mendorong munculnya berbagai ide kreatif dan berinovasi, agar gagasan segar dapat senantiasa lahir dan bertumbuh.

Hadirnya berbagai tantangan tersebut menurut Aboebakar, menjadikan para pemuda harus ingat dan berpegang teguh pada falsafah Pancasila. Utamanya sila pertama, tentang Ketuhanan Yang Maha Esa.

Apapun yang terjadi lanjut Aboebakar, seberat apapun tantangan yang ada, kita harus menyandarkan seluruh usaha yang dilakukan dalam kerangka keimanan.

“Hal itu diperlukan untuk mereduksi tingkat stress ataupun munculnya sikap prustasi. Sehingga daya tahan generasi muda akan tetap baik meski dalam persaingan yang sangat keras,” pungaksnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top