Nasional

DPR Dalami Pendidikan Vokasi dari IGMF, IFAM, dan AIC

JAKARTA, Untuk mendapatkan masukan mengenai pendidikan vokasi di negara Jerman demi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia, Komisi X DPR RI menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Indonesia German Maritime Forum (IGMF), Institut Jur fertigungstechnikund Angewandte Materialforschung (IFAM), dan PT Alwayni International Capital (AIC).

“DPR ingin mendapatkan informasi, data, masukan, dan pandangan dari IGMF, IFAM, dan AIC, terkait beberapa hal dari lembaga ini, yakni bagaimana kebijakan program dan pengembangan pendidikan vokasi di negara Jerman. Ini akan menjadi masukan formal untuk kami sampaikan kepada Kementerian terkait,” tegas Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (2/10/2017).

Ketua IGMF Iwan Satriawan Sukardi, menjelaskan visi IGMF adalah untuk tercapainya kemitraan strategi Indonesia Jerman pada tahun 2027 (Center of Excellence Maritime Strategic Partnership).

“Misi IGMF sendiri adalah untuk menghubungkan potensi ekonomi maritim Indonesia dengan keunggulan teknologi dan pendidikan kejujuran Jerman, mengkoordinir atau menjembatani potensi bisnis, pendidikan tinggi, riset, pelatihan dan pendidikan vokasi, konsultansi dan desain enjiniringdibidang kemaritiman antara Indonesia dan Jerman,” kata Iwan Satriawan Sukardi.

Selain itu, IGMF juga bertujuan untuk menghimpun kepentingan Indonesia dalam sektor kemaritiman dan mentransfernya ke dalam kerjasama dengan Jerman.

“Ada delapan sektor yang dijalani oleh IGMF, yaitu perkapalan, pelabuhan dan sistem logistik laut, energi laut dan energi baru terbarukan, perikanan, minyak dan gas, pelayaran, lingkungan hidup, dan pariwisata,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top