Uncategorized

DPR Bentuk Tim Pengawas Program Redistribusi Aset dan Reforma Agraria

JAKARTA – Ketua DPR RI memimpin Rapat Konsultasi Pimpinan DPR RI, Pimpinan Fraksi-Fraksi DPR RI, Pimpinan Banggar, Pimpinan Komisi I, II, III, IV, V, VII, dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Menteri Pertanian; Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Selain itu dengan Badan Pusat Statistik (BPS); Kementerian Dalam Negeri; Kementerian Pertahanan; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; Kepolisian Republik Indonesia; Tentara Nasional Indonesia. Rapat Konsultasi ini sebagai tindak lanjut Rapat Konsultasi Pimpinan Lembaga Negara dengan Presiden Joko Widodo tanggal 14 Maret 2017 lalu terkait Redistribusi Aset dan Reforma Agraria.

Sesuai dengan rencana, pemerintah akan meredistribusi sekitar 9,1 juta hektar lahan yang akan dijadikan objek Reforma Agraria. “Saya mengapresiasi program tersebut sebagai salah satu jawaban mengurangi kemiskinan dan menghapus kesenjangan, mengatasi masalah ketimpangan struktur agraria, memperkuat ketahanan pangan dan pembangunan pedesaan. Saya berharap agar program ini tepat sasaran pada rakyat kecil dan miskin,” demikian Ketua Umum Golkar itu di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Dari hasil rapat konsultasi, pada prinsipnya DPR RI mendukung program ‘Redistribusi Aset dan Reforma Agraria’ yang akan dijalankan Pemerintah. DPR RI mendorong agar program tersebut dijalankan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan kecermatan serta dilandasi payung hukum yang kuat, sehingga tidak menimbulkan masalah baru di masa yang akan datang.

Untuk memastikan progran ini berjalan baik, maka DPR RI akan membentuk Tim Pengawas DPR RI tentang Program Redistribusi Aset dan Reforma Agraria yang dipimpin Pimpinan DPR RI bersama Fraksi-Fraksi di DPR RI. Tim ini akan memastikan program tersebut dapat diimplementasikan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat guna.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top