Nasional

DPR Apresiasi Kuota Haji Indonesia Menjadi 211 Ribu Jamaah

JAKARTA, Anggota Komisi VIII DPR Ahmad Mustakim mengapresiasi kembalinya kuaota haji dari 168 ribu menjadi 211 ribu orang yang telah diputuskan oleh Kerajaan Saudi Arabia dan Menteri Agama M. Lukman Hakim Saifuddin. Karena itu dia meminta pemerintah mempercepat persiapan regulasi guna mendukung penyelenggaraan haji 2017 tersebut.

“Hal ini menjadi tantangan Komisi VIII DPR yang menangani pulihnya kuota haji Indonesia, agar semaksimal mungkin mempercepat persiapan regulasi yang mendukung penyelenggaraan ibadah haji itu. Diantaranya Kemenag RI membentuk BPIH (Biaya Penyelenggara Ibadah Haji) untuk penetapan besaran haji dan peninjauan lokasi penginapan (maktab), catering dan transportasi lainnya di Makkah dan Madinah,” kata Ahmad Mustakim pada wartawan di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Poliitisi PPP ini menyatakan bersyukur dan Alhamdulillah mulai tahun haji 2017 ini Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah memulihkan kembali kuota haji sepeti semula plus tambahan kuota yang selama beberapa tahun terahir ini diperjuangkan oleh pemerintah Indonesia, sehingga kuota haji Indonesia menjadi 221 ribu calon jamaah haji.

“Inilah yang selama beberapa tahun ini menjadi masalah terbesar bagi calon jamaah haji Indonesia karena mengakibatkan masa daftar tunggu (waiting list) yang panjang sampai 15 – 20 tahun. Bahkan ada kabupaten yang masa tunggunya sampai lebih dari 30 tahun,” ujarnya.

Menurut Mustakim, sudah menjadi kebijakan pemerintah Kerajaan Arab Saudi bahwa seiring pelebaran dan penataan kompleks Masjidil Haram maka kuota haji secara menyeluruh dikurangi 20% sejak pelaksanaan haji 2013. Tapi, Indonesia meski penyumbang jamaah haji terbesar di dunia tetap terkena dampaknya yang sangat signifikan. “Kalau semula mempunyai kuota haji sebesar sekitar 211 ribu jamaah maka menjadi 168.800 atau berkurang sekitar 43.800 orang,” ungkapnya.

Dengan demikian kata kata Mustakim, banyak harapan yang menjadi tumpuan berbagai pihak seperti pemerintah yaitu Kemenag RI selaku penyelenggara (operator), masyarakat muslim yang akan menunaikan ibdah haji maupun pihak-pihak yang terlibat dalam proses penyelenggaraan haji Indonesia. Bahwa kembalinya kuota haji tahun 2017 ini patut diapresiasi. “Jadi, kita apresiasi keberhasilan Kemenag RI,” pungkas politisi dari Dapil Jateng VIII ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top