Nasional

DPR akan Dalami Kasus Pemecatan Rektor UNJ

JAKARTA, Komisi X DPR akan mendalami kasus pemecatan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof. Dr. Djaali dengan mendengarkan aspirasi dan masukan dari pihak UNJ sendiri melalui RDPU (Rapt dengan pendapat umum).

Anggota Komisi X DPR RI Popong Otje Djundjunan mengatakan semua masukan sudah dicatat dan akan menindaklanjuti permasalahan itu sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh Komisi X DPR.
“Kami harus tetap berjalan pada kewenangan yang ada. DPR tidak berwenang untuk memecat menteri. Namun, kami akan tindak lanjuti,” tegas politisi Golkar itu di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Hadir dalam RDPU tersebut antara lain Rektor Non Aktif Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Profesor DR. Djaali. Dia menolak meletakkan jabatan Rektor UNJ meski telah dipecat oleh Menristek dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir pada 25 September 2017, digantikan Prof. Dr. Intan Ahmad, Ph.D sebagai Pejabat Pelaksana Harian Rektor UNJ.

Keputusan Menristek Dikti diambil setelah mendapatkan laporan dari tim independen Kemenristekdikti yang bertugas mendalami temuan dari tim Evaluasi Kinerja Akademik (tim EKA) yang meyakini Djaali melakukan beberapa pelanggaran akademik.

Sebelumnya Aliansi Dosen UNJ merilis tiga pelanggaran berat yang dilakukan Djaali. Yaitu, melindungi pelaku plagiarisme, melakukan nepotisme dan otoriter. Aliansi Dosen UNJ menuding ada praktek plagiarisme yang ditemukan tim EKA terhadap 5 pejabat pemerintah daerah.

Djaali membantah semua tuduhan yang telah disampaikan secara sepihak kepada UNJ dan Rektor UNJ, merupakan bukti konkrit tindakan sewenang-wenang Kemenristek dikti kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Atas dasar pertimbangan tersebut maka Rektor UNJ sesuai amanat Senat UNJ, telah menempuh jalur hukum baik PTUN maupun pidana. Djaali memohon kepada Komisi X DPR untuk memberikan pengawasan kepada Kemenristek dikti dan memberikan pengawalan kepada proses hukum yang ditempuh UNJ dan Rektor UNJ.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top