Nasional

DPD RI Kecewa Presiden Prioritaskan DPR RI

JAKARTA, Seusai pertemuan dengan Presiden Jokowi, pimpinan dan anggota DPD RI menyatakan kekecewaannya terkait revisi Undang-undang Nomor 42 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3). Mereka ingin agar UU tersebut direvisi secara komprehensif dengan turut mengakomodasi penguatan DPD. Tapi, Presiden RI memprioritaskan usulan DPR RI.

“DPD RI menyadari posisi kami. Tapi kami sebagai lembaga negara pasti kecewa. Kami sudah usulkan sejak lama, didukung putusan Mahkamah Konstitusi (MK), kok malah usulan DPR yang diprioritaskan,” tegas Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad pada wartawan di Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Farouk didampingi Ketua DPD Mohammad Saleh, Wakil Ketua DPD GKR Hemas, dan belasan anggota DPD lain.

Pertemuan dengan Jokowi berlangsung tertutup selama sekitar dua jam. Menurut Farouk, saat usulan penguatan DPD melalui revisi UU MD3 itu disampaikan, Jokowi menjawab akan menampung usulan itu. “Jadi, usulan DPD RI itu tidak direspons, tapi hanya ditampung oleh Pak Jokowi,” kata Farouk.

Hal ini berbeda saat sebelumnya pimpinan DPR datang menyampaikan keinginan merevisi UU MD3 untuk menambah jumlah kursi pimpinan DPR dan MPR.

Menurut Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Jokowi menyetujui revisi tersebut. Padahal, lanjut Farouk, usulan penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR ini baru muncul setelah PDI-P mengajukannya belakangan ini. “Sementara konsep yang diajukan DPD sudah lama,” tambah Farouk.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top