Nasional

DPD Menilai KPU Terlalu Berani Lanjutkan Tahapan Pilkada pada Juni

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Ketua Komite I DPD RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah A. Teras Narang menilai rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melanjutkan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 6 Juni mendatang terlalu berani.

“Saya sebagai anggota DPD mencermati bahwa rencana KPU untuk melanjutkan tahapan Pilkada 6 Juni 2020 tersebut  terlampau berani, dan terlampau optimis, termasuk juga Pemerintah dan Komisi II DPR,” tegas Teras Narang, Minggu (17/5/2020).

Menurut Teras, pihaknya telah berkunjung ke beberapa Provinsi yang ikut Pilkada (sebelum pandemi Covid 19). Bahwa langkah untuk menunda Pilkada sampai dengan 9 Desember 2020, juga tidaklah bijaksana. Cenderung hanya memperhatikan salah satu sektor saja,yaitu anggaran. Tanpa mempertimbangkan cara lain untuk mengamankan anggaran Pilkada tahun 2020.

Teras khawatir keputusan Pemerintah, DPR dan KPU itu akan memicu mewabahnya pandemi Covid-19 di tanah air, terutama di 270 provinsi, kabupaten dan kota yang akan melaksanakan Pilkada yang akan datang

Karena itu Teras Narang menyarankan agar diberi jedah waktu kepada rakyat untuk  menjaga dirinya, sesuai protokol kesehatan Covid 19. Apalagi, banyak rakyat yang menderita dari aspek kesehatan, ekonomi dan keuangan. “Belum lagu kemungkinan gelombang kedua pandemi Covid 19 ini,” tambahnya.

Namun demikian, Teras mengakui bersyukur DPD tidak ikut memutuskan penundaan Pilkada sampai bulan Desember 2020. Meaki DPD mempunyai hak konstitusi sebagaimana termuat di UUD 1945 dan Putusan Mahkamah Konstitusi (Mk) yang diabaikan oleh Pemerintah, DPR, dan KPU.

Karena itu, Teras Narang menyerahkan kepada Sidang Paripurna DPD RI untuk melakukan judicial review tentang pengabaian yang dilakukan antar lembaga negara tersebut.

“Saya adalah salah satu anggota DPD RI yang setuju lembaga negara DPD RI pada saatnya mengajukan gugatan sengketa lembaga negara di MK,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top