Perbankan

Ditjen Pajak Kembangkan Dugaan Kasus Faktur Fiktif

JAKARTA-Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan pengembangan kasus dugaan pembuatan faktur fiktif, yang di lakukan perusahaan swasta dan diduga melibatkan pedagang berinisial AH.

Sebelumnya, DJP telah melimpahkan berkas perkara AH ke Kejaksaan dalam pengembangan dugaan kasus pajak fiktif ini.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Dadang Suwarna menerangkan diduga AH merupakan pedagang yang menjual faktur fiktif kepada supplier kertas, sehingga kasus ini harus diusut sampai tuntas. “Perusahaan suppliernya akan saya sidik lagi,” kata Dadang mengutip skalanews.com di Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Faktur fiktif itu selanjutnya diduga digunakan oleh perusahaan supllier berinsial PK sebagai Pajak Pemasukan (PM).

Diduga AH memiliki koneksi dengan supplier kertas berinisial PK ini.
“Nanti berikutnya pabrik kertasnya disidik lagi,” ujarnya.

Selanjutnya DJP akan menyelidiki dugaan keterlibatan supplier dengan AH dalam waktu dekat ini. Selain perusahaan, penyidik pajak telah mengantongi beberapa orang yang diduga terlibat dalam kasus AH ini. “Sampai saat ini kita masih selidiki dan akan kita panggil perusahaan PK, BH, perempuan Dj dan yang lainnya,” tandas Dadang. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top