Nasional

Dinilai Rugikan Buruh, KSPI Demo DPR Tolak RUU Omnibus Law

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Serikat pekerja yang tergabung dalam Konferensi Serikat Pekerjaan Indonesia (KSPI) akan menggelar demo di depan Gedung DPR/MPR RI Senayan Jakarta, Senin (20/1/2020) terkait penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU).

Karena itu, tak seperti biasanya pengamanan di sekitar Gedung DPR diperketat. Gerbang utama menuju Nusantara III DPR pun sudah ditutup. Sejumlah personel TNI dan Polri menggelar apel pengamanan sebelum aksi unjuk rasa serikat kerja dimulai.

Selain itu, mobil komando dan barracuda sudah bersiaga di sekitar Gedung DPR. Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar membenarkan bahwa kehadiran personel TNI-Polri untuk mengamankan aksi unjuk rasa serikat buruh.

“Ada beberapa acara juga, memang ada demo juga dan ada demo soal Omnibus,” kata Indra ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (20/1/2020).

KSPI Gelar Unjuk Rasa di DPR Namun, Indra belum dapat memastikan apakah DPR akan menerima audiensi dari perwakilan aksi unjuk rasa atau tidak. “Sampai saat ini, belum ada usulan,” ujarnya.

Kepolisian dan TNI mengerahkan 6.000 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa serikat kerja di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Seorang dari massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi penolakan terhadap Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja di depan gedung DPR, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Mereka menolak Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja karena akan mempermudah PHK, menghilangkan pesangon, rentan diskriminasi serta penghapusan pidana ketenagakerjaan.

Mereka menolak Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja karena akan mempermudah PHK, menghilangkan pesangon, rentan diskriminasi serta penghapusan pidana ketenagakerjaan.

“Kita sudah siapkan sebanyak 6.013 personel gabungan TNI dan Polri untuk mengamankan demo tersebut,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR RI akan diberlakukan situasional.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Harian Konferensi Serikat Pekerjaan Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi mengatakan, serikat pekerja akan menggelar aksi unjuk rasa terkait penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top