Infrastruktur

Dikucurkan SMI Rp64 Triliun, PLN Siap Bangun EBT 1.403 MW Di Indonesia Timur

Proyek EBT/Kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM–PT PLN (Persero) mendapat kucuran dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI Persero) guna membangun proyek Energi Baru dan Terbarukan ( EBT) sebesar 1.403 MW.

Penandatanganan Nota Kesepahaman kerja sama pengembangan Energi Baru dan Terbarukan ( EBT) berbasis platform SDG Indonesia One. “Total nilai pembangunan proyek pembangkit EBT tersebut diperkirakan sebesar 4,29 milyar dollar AS atau sekitar Rp 64,35 triliun,” kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2020).

Melalui kerja sama ini, kata Made, PLN siap membangun pembangkit EBT sebesar 1.403 MW.  Pihaknya akan membangun PLTA sebesar 904 MW, PLTP sebesar 360 MW, PLTB sebesar 100 MW, PLTM sebesar 38,2 MW dan PLTS sebesar 1,3 MW. Hal tersebut sejalan dengan penugasan PLN dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) Tahun 2019-2028, yakni membangun pembangkit EBT sebesar 3.459 MW.

Mayoritas kapasitas pembangkit EBT, yakni sebesar 783 MW, akan dibangun di wilayah Indonesia Timur, dengan rincian di wilayah Maluku Papua sebesar 111 MW, Nusa Tenggara sebesar 25 MW, Kalimantan sebesar 496 MW dan Sulawesi sebesar 146 MW.

Sebagai langkah awal kerja sama, PLN menargetkan tiga proyek yang akan dieksekusi pada tahun ini, yaitu PLTP, PLTA, dan PLTB. “Selain itu, terdapat pula proyek-proyek EBT lain yang akan dikerjasamakan oleh kedua belah pihak di tahun-tahun yang akan datang,” kata Made.

Kerja sama ini dinilai menguntungkan bagi kedua belah pihak, dimana SMI saat ini tengah mengembangkan platform SDG Indonesia One, sementara di sisi lain pembangunan EBT selama ini kerap kali mendapatkan kendala dalam pembiayaan. “Oleh karenanya, sinergi PLN dan SMI sangat tepat dilakukan untuk mendorong tercapainya target Pemerintah untuk SDG energi yang terjangkau dan bersih,” ucap Made.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top